Menteri Korsel Ungkap Reaksi BTS soal Wacana Bebas Wajib Militer - Kompas.com

Menteri Korsel Ungkap Reaksi BTS soal Wacana Bebas Wajib Militer

Kompas.com - 11/10/2018, 13:50 WIB
Boyband K-pop BTS berbicara agenda UNICEF pada masa sidang ke-73 Majelis Umum PBB di markas besar PBB di New York, Amerika Serikat, Senin (24/9/2018). AFP PHOTO / UN/ Mark GARTEN Boyband K-pop BTS berbicara agenda UNICEF pada masa sidang ke-73 Majelis Umum PBB di markas besar PBB di New York, Amerika Serikat, Senin (24/9/2018).

KOMPAS.com - Dalam beberapa bulan terakhir wacana bebas wajib militer bagi para idola di industri K-pop menimbulkan perdebatan.

Wacana yang dilontarkan politisi Ha Tae Kyung itu menimbulkan pro dan kontra. Terlebih yang dijadikan contoh adalah BTS, boyband yang dianggap mengharumkan nama Korea Selatan melalui musik pop.

Ha Tae Kyung berpendapat jika pemenang kompetisi piano dunia bisa bebas wajib militer, mengapa BTS tidak mendapat keistimewaan yang sama padahal mereka juga sudah mencetak prestasi internasional.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari BTS ataupun agensi mereka, Big Hit Entertainment.

Setelah mereda sesaat, wacana itu dibahas lagi dalam sidang Majelis Nasional pada Rabu (10/10/2018).

"Baru-baru ini rakyat mempertanyakan keadilan. Mereka bertanya mengapa bintang musik pop BTS tidak mendapat keistimewaan berupa bebas dari wajib militer," kata politisi dari Liberty Korea Party, Cho Kyung Tae.

Tanggapan tentang wacana itu justru muncul dari Menteri Budaya, Olahraga, dan Pariwisata Korsel Do Jong Hwan.

"Tujuh member BTS sebenarnya sangat terusik tentang wacana bebas wajib militer. Mereka menegaskan akan tetap menjalani wajib militer apa pun yang terjadi," kata Do Jong Hwan.

Menteri tersebut menambahkan berbagai pendapat  tentang hal itu akan didiskusikan lebih lanjut. Pembicaraan tentang hal itu juga akan dilakukan dengan Kementerian Pertahanan Nasional Korsel.

Baca juga: BTS Akan Gelar Konser Love Yourself di 4 Negara Asia



Close Ads X