Rio Dewanto Tanpa Stunt Man dalam Foxtrot Six

Kompas.com - 26/10/2018, 17:03 WIB
Rio Dewanto menjadi pembicara dalam konferensi pers Ideafest 2018 di GoWork, Pacific Place, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGRio Dewanto menjadi pembicara dalam konferensi pers Ideafest 2018 di GoWork, Pacific Place, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).


JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Rio Dewanto mengaku tidak menggunakan stunt man atau pemeran pengganti saat melakoni adegan laga dalam film Foxtrot Six.

Hal itu diungkapkan oleh Rio ketika menjadi pembicara dalam talkshow bertajuk The Foxtror Six Story: Behind the Most-Anticipated Motion Picture di Ideafest yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (26/10/2018).

"Gua bukan artis yang punya background martial arts, shooting iklan aja pakai stunt, di sini gua pengin tunjukkin sesuatu dan harus bisa. Gua harus kasih lihat ke penonton dan gua mampu. Gua di sini enggak pakai stunt, stunt gua cuma lihat aja," kata Rio.

Rio melakukan adegan tanpa pemeran pengganti sesuai permintaan sutradara Randy Korompis. Randy menginginkan para pemainnya secara langsung beradegan laga, karena ia ingin shoot kamera menghadap wajah pemainnya.

"Jadi sutradaranya (yang meminta). Menurut gua, koreograger yang sudah bagus banget," kata Rio.

Baca juga: Rio Dewanto: Bermain Foxtrot Six adalah Pengalaman Luar Biasa

Tidak hanya soal stunt, kata Rio, fisik para pemainnya juga amat dijaga. Contohnya adalah bagaimana produser Mario Kassar menerapkan standar Hollywood dalam produksi film ini.

"Dari segi produksi juga dijaga dan kami dikasih personal trainer untuk jaga badan. Makanan kami dijaga. Film ini standar Hollywood, meskipun gua belum pernah main, tapi yang gua baca dan dengar memang seperti itu," kata dia.

"Kami juga kerja maksimal 12 jam mulai dari pemain dan kru. Jadi semuanya terjaga mood-nya dari awal produksi hingga selesai," kata Rio.

Foxtrot Six merupakan film yang digarap oleh produser Hollywood Mario Kassar dan disutradarai oleh Randy Korompis. Kassar telah memproduksi, antara lain, Terminator 2, Rambo, Basic Instinct, dan Total Recall.

Shooting film tersebut dilangsungkan di Indonesia. Para bintangnya pun merupakan artis-artis dari Indonesia. Namun, percakapan dalam film itu menggunakan bahasa Inggris.

Proyek Foxtrot Six sudah dimulai pada 2015. Namun, shooting-nya baru dilakukan pada 2017. Film tersebut dijadwalkan akan masuk bioskop-bioskop pada 2018.

Foxtrot Six bercerita tentang kondisi Indonesia pada masa depan. Dikisahkan, seorang mantan anggota marinir bersama teman-temannya berjuang menyelamatkan Indonesia dari kemiskinan dan kepemimpinan sebuah partai pemberontak yang kejam.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X