Demi Melepas Karakter Ahok, Daniel Mananta Jalan-jalan di Australia - Kompas.com

Demi Melepas Karakter Ahok, Daniel Mananta Jalan-jalan di Australia

Kompas.com - 07/11/2018, 18:01 WIB
Daniel Mananta saat ditemui dalam wawancara eksklusif di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA Daniel Mananta saat ditemui dalam wawancara eksklusif di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Karakter Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam film A Man Called Ahok dimainkan oleh presenter Daniel Mananta (37).

Daniel mendalami karakter itu berdasarkan hasil riset yang panjang dan rinci.

Setelah selesai menjalani shooting film yang disutradarai oleh Putrama Tuta itu, bukan perkara mudah bagi Daniel untuk bisa melepas karakter tersebut yang sudah melekat pada dirinya.

Daniel mengaku sampai harus bepergian ke luar negeri supaya bisa melepas karakter Ahok dan bisa kembali ke karakternya sendiri.

"Nah, setelah bikin film, gue ke Australia, karena dulu kan gue sekolah di sana, di Perth. Mungkin dua minggu ada sih gue di sana. Itu gue buat ngelepasin benar-benar karakter Pak Ahok," ucap Daniel ketika diwawancara oleh Kompas.com di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).

Baca juga: Daniel Mananta Pernah Ingin Mundur dari A Man Called Ahok

Daniel Mananta mengungkapkan bahwa dalam proses tersebut ia mengunjungi sejumlah tempat yang sering ia datangi dahulu agar kenangan-kenangan lalu dalam kehidupan nyatanya menggeser karakter yang ia perankan itu.

"Jadi gue datang ke restoran-restoran dulu yang sering gue datang. Gue ke tempat-tempat dulu, yang pas kuliah sering gue datangi. Itu semua biar bisa benar-benar ngelepasin karakter Pak Ahok," tuturnya.

Baca juga: Daniel Mananta: Ternyata Jadi Aktor Sulit Banget

Namun, Daniel Mananta tidak memungkiri bahwa ia kadang masih suka teringat akan karakter Ahok yang ia mainkan dalam film.

"Kadang sempat masih suka kelepasan, karena ada beberapa bagian atau karakter dari Pak Ahok yang membekas di ingatan gue," ungkapnya.

"Nah, pas dari situ, gue pulang ke Jakarta, itu masih ada teman gue yang, 'Keluarin lagi dong suara Pak Ahok,' tapi sudah enggak PD (percaya diri) gitu karena gue sudah enggak lagi meranin itu," ujarnya.



Close Ads X