TV Jepang Batalkan Penampilan BTS gara-gara Kaus yang Dipakai Jimin

Kompas.com - 09/11/2018, 17:52 WIB
Boyband BTS menerima medali kehormatan bidang kebudayaan dari pemerintah Korea Selatan dalam sebuah acara di Seoul, Rabu (24/10/2018). Instagram/Korea DispatchBoyband BTS menerima medali kehormatan bidang kebudayaan dari pemerintah Korea Selatan dalam sebuah acara di Seoul, Rabu (24/10/2018).

KOMPAS.com - Sebuah stasiun televisi Jepang membatalkan penampilan boyband K-pop BTS dengan alasan kaus yang dipakai salah satu member-nya, Jimin.

Pembatalan penampilan BTS itu juga diumumkan agensinya, Big Hit Entertainment, Kamis (8/11/2018).

"BTS tidak bisa tampil di program Music Stasion di TV Asahi yang dijadwalkan pada 9 November," kata Big Hit melalui laman resmi BTS untuk fans Jepang.

"Kami meminta maaf atas keputusan ini, tetapi BTS akan menyapa para fans dengan musik dan penampilan yang lebih baik," lanjut agensi tersebut.

TV Asahi mengumumkan alasan pembatalan penampilan boyband yang memiliki popularitas global itu pada hari yang sama.

"Desain kaus yang dikenakan seorang member BTS telah menimbulkan kontroversi, seperti dilaporkan beberapa media," kata TV Asahi.

Stasiun televisi itu mengungkap pihaknya telah berbicara dengan label rekaman BTS tentang alasan Jimin mengenakan kaus tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari pembicaraan itu, TV Asahi memutuskan membatalkan penampilan BTS dalam salah satu program musiknya.

Kontroversi itu muncul bulan lalu ketika salah satu media Jepang menyebut BTS telah melakukan "aktivitas anti-Jepang".

Menurut surat kabar itu, sikap BTS ditunjukkan dengan kaus yang dikenakan Jimin beberapa tahun lalu dan pesan yang ditulis RM di media sosial untuk merayakan hari kemerdekaan Korea pada 15 Agustus.

Dalam sebuah kesempatan, Jimin terlihat mengenakan kaus putih dengan tulisan patriotisme, sejarah kami, kemerdekaan, dan Korea.

Tulisan itu tercantum di atas gambar sebuah citra serupa awan hitam mirip jamur yang ditimbulkan bom atom. Selain itu ada gambar rakyat Korea merayakan berakhirnya pendudukan Jepang pada 1945.

Sementara itu leader BTS, Kim Namjoon atau RM, berbicara tentang kemerdekaan melalui Twitter pada 2013.

"Tidak ada masa depan bagi negara yang melupakan sejarah. Saya berterima kasih kepada para pejuang kemerdekaan Korea. Sorak-sorai untuk kemerdekaan Korea," tulis RM yang ketika itu berusia 19 tahun.

Meskipun batal tampil di acara televisi Jepang, BTS tetap akan menggelar tur "Love Yourself" di negara itu mulai 13 November di Tokyo.

Baca juga: Pidato Boyband BTS di PBB Jadi Bahan Ujian di Empat Negara



Sumber Yonhap
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X