Deddy Mizwar: Rating Diperlukan oleh Industri Televisi

Kompas.com - 13/11/2018, 18:49 WIB
(kedua dari kiri) Deddy Mizwar, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Obsatar Sinaga, dan praktisi pertelevisian Achjuman Achjadi menjadi pembicara Seminar Nasional dengan tema Ada Apa dengan TV Rating Indonesia bersama Inrate di The Akmani Hotel, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018). Kompas.com/Tri Susanto Setiawan(kedua dari kiri) Deddy Mizwar, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Obsatar Sinaga, dan praktisi pertelevisian Achjuman Achjadi menjadi pembicara Seminar Nasional dengan tema Ada Apa dengan TV Rating Indonesia bersama Inrate di The Akmani Hotel, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis senior Deddy Mizwar mengatakan, bahwa rating diperlukan oleh industri pertelevisian untuk menjadi tolok ukur.

Hal itu diungkapkan Deddy ketika menjadi pembicara Seminar Nasional dengan tema Ada Apa dengan TV Rating Indonesia bersama Inrate di The Akmani Hotel, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2018).

"(Kalau tidak ada rating) Pegangannya apa untuk memasarkan sebuah produk? TV Rating itu adalah untuk mendorong dinamika bisnis kan di media. Tapi, tentu harus ada penilaiannya," kata Deddy.

Penilaiannya, kata Deddy, tentu tidak hanya menganut pada popularitas semata, melainkan juga harus memberikan konten yang berkualitas kepada masyarakat.

Baca juga: Deddy Mizwar Siap Beri Kesaksian soal Kasus Meikarta

Deddy, yang juga mendirikan rumah produksi Citra Sinema dengan fokus memproduksi sinetron dan film televisi merasakan perlunya sebuah TV Rating.

Ia mengakui bahwa tidak ada satu pun rumah produksi, apalagi stasiun televisi yang siap mengalami kerugian. Namun, kata Deddy, ia masih bersikap legawa.

"Perniaga itu tidak boleh rugi. Kalau duit hilang ya pahala minimal dapat, gitu saja sudah. Enak makan dan tidur ha ha ha. Kalau mereka (stasiun televisi) mau turunin program saya di TV enggak apa-apa, di bioskop mau turunin, turunin aja enggak apa," kata Deddy.

Selain Deddy yang menjadi pembicara, seminar ini juga menghadirkan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI Obsatar Sinaga dan praktisi pertelevisian Achjuman Achjadi.

Baca juga: Deddy Mizwar Akhirnya Bisa Bebas Berkarya di Dunia Film Tanpa Dikritik

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X