Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wow... Pertunjukan Teater di Rumah!

Kompas.com - 21/11/2018, 14:14 WIB
Penulis Jodhi Yudono
|

Ketika Vasili menyatakan sudah menemukan yang dicarinya, Nikita masuk ke ruang tamu dan mengajak semua penonton agar ikut ke garasi mencari Vasili, lalu dipersilakan duduk lesehan di mana saja. Ternyata, di garasi yang sudah diubah jadi ruang pertunjukan baru itu Vasili ingin memperlihatkan adegan penutup yang sangat ikonik pada masanya. Penonton pun menikmati akhir pertunjukan yang ditampilkan dalam cahaya lebih terang.

Lakon pendek "Suara-Suara" yang getir itu, di bawah sutradara muda multitalenta Christyan AS, tampil menjadi sesuatu yang tampak mengharukan, menghibur dan menakjubkan. Ia berhasil mengemas  dan memadukan ruang, cahaya, gerak, suara, musik, kostum, dan properti dengan sangat kompak dan efisien. Kendati dalam dominasi gelap, dengan pencahayaan lampu senter dan lampion seadanya, bahkan tanpa pendingin dan kipas angin, "dunia pentas" dan "dunia penonton" itu sungguh melebur secara nyata. Semua tampil sederhana, apa adanya, namun tampak disiapkan secara profesional, dan karena itu menjadi indah dan mengharukan.

Konsep mengajak penonton menjadi bagian dari pertunjukan yang betapa pun terasa artifisial bila dipentaskan di gedung pertunjukan, terasa lebih realistis dan nyata di ruang tamu dan garasi yang sempit itu. Konsep teater dalam rumah yang sudah banyak dilakukan orang lain selama ini, juga terasa sekadar memindahkan panggung ke dalam rumah. Namun Christyan mampu lebih dari itu. Ia justru menampilkan dan menguasai hampir seluruh ruang di dalam rumah, termasuk lorong-lorong dan kamar serta gudang yang ada. Baik dengan permainan aktor dengan senternya yang keluar masuk ruang, maupun musik serta suara-suara pelbagai benda rongsokan dan gemerincing yang terdengar di mana-mana.

Sebuah konsep "teater kecil dalam rumah penonton" yang terasa sangat milenial dan universal, serta masih mampu dieksplorasi lebih jauh dan lebih liar lagi. Termasuk bisa mengajak pemain dan penonton ke pekarangan, bahkan ke tanah lapang atau taman di sekitar rumah. Tentu saja bila tetangga dan pengurus RT serta Satpam lingkungan tidak berkeberatan (sebagaimana di rumah pertama yang sudah mereka persiapkan ternyata ditolak warga).

Serta bila konsep pencahayaan minimalis itu tetap bisa ditangkap jelas oleh lensa kamera, terutama yang menerangi wajah pemain. Bravo Chrstyan AS dan kawan-kawan! Semoga konsep TKDRM (teater kecil dalam rumah penonton) ini bisa juga dibawa untuk dipentaskan di rumah-rumah tinggal yang masih ada penghuninya, di perkampungan atau diperkotaan, di rumah-rumah mewah atau dalam apartemen. Tidak hanya di rumah kosong sederhana sebagaimana penampilan mereka pada pukul 19.30 wib 19-22 November 2018 di Jalan Palagan Tentara Pelajar No. 72 di seberang Gedung Serba Guna (belakang Kimia Farma), Jogjakarta itu. (NOORCA M. MASSARDI)


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+