Ruben Onsu: Augie Fantinus Tinggal di Sel Tahanan yang Dihuni 10 Orang - Kompas.com

Ruben Onsu: Augie Fantinus Tinggal di Sel Tahanan yang Dihuni 10 Orang

Kompas.com - 06/12/2018, 20:53 WIB
Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (30/10/2018).KOMPAS.com/IRA GITA Ruben Onsu saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (30/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembawa acara Ruben Onsu (35) mengatakan bahwa aktor Augie Fantinus (39) menghuni sel tahanan yang di dalamnya berisi 10 orang.

Untuk diketahui, Augie saat ini ditahan di Rutan Polda Metro Jaya karena menjadi tersangka atas kasus pencemaran nama baik.

"Dia cerita ada 10 orang dia tidur (di sel tahanan yang sama)," kata Ruben di Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (6/12/2018).

Ruben mengetahui hal tersebut setelah menjenguk Augie di Rutan Polda Metro Jaya pada Kamis pagi ini. Meski demikian, kata Ruben, Augie tidak mengeluh dan menerima konsekuensinya.

Baca juga: Ruben Onsu: Augie Fantinus Ingin Pulang dan Main dengan Anak-anaknya

"Augie sudah menyadari hal itu. Ya apa yang dia lakukan ya apa yang menjadi resikonya. Dia enggak mengeluh tentang makanan, dia enggak mengeluh tidur yang berbarengan sama orang lain, enggak ada perlakuan khusus, sama aja sih kayak yang lain," kata Ruben.

Kehadiran Ruben menjenguk Augie dilakukan secara inisiatif. Ia ingin memberikan dukungan dan menghibur Augie yang sedang mendapatkan masalah hukum.

"Memberikan support kepada Augie karena masih banyak yang sayang sama Augie," kata Ruben.

Diberitakan sebelumnya, dalam video yang diunggah Augie Fantinus pada Kamis (11/10/2018), seorang oknum polisi disebut menjual tiket pertandingan bola basket Asian Para Games 2018 ke calon penonton di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Keterangan untuk video itu menyebut bahwa polisi itu sedang bertugas di arena pertandingan bola basket dan hendak menjual tiket kepada Augie.

"Memalukan!!! Ini hari pertama gua ke GBK untuk support Timnas Basket Kursi Roda INDONESIA @jakartaswift.basketball di @asianpg2018....Bangga senang terharu sama antusias penonton yang penuh FULL HOUSE di lapangan basket senayan," isi keterangan video itu.

"Bahkan gue pun beli tiket bersama coach @hermanto1978 dan ngantri panjang untuk masuk ke dalam lapangan. Tapi gue kecewa dan emosi dengan kejadian ini! Polisi yang seharusnya tugas menjaga dan melayani masyarakat justru oknum polisi jadi calo. Ini Oknum! Pantaskah! Biar masyarakat yang menilai. Saya melakukan ini karena saya cinta Indonesia," lanjutan isi keterangan video tersebut.

Namun, Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Roma Hutajulu, membantah bahwa polisi anggotanya itu bermaksud menjual tiket pertandingan bola basket. Menurut Roma, polisi bersangkutan hendak melakukan refund.



Close Ads X