Asri Welas: Orang Sakit Jangan Diginiin, Hancur Hati Saya

Kompas.com - 08/12/2018, 17:39 WIB
Asri Welas bersama advokat Judika Gultom saat ditemui di Studio Persari, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018). KOMPAS.com/IRA GITAAsri Welas bersama advokat Judika Gultom saat ditemui di Studio Persari, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Asri Welas merasa geram, karena seseorang tak dikenal dengan nama akun Facebook Nur Taibah memanfaatkan foto-foto putra keduanya untuk melakukan dugaan penipuan.

Putra kedua Asri diketahui masih menjalani proses penyembuhan dari penyakit katarak yang dideritanya.

Hal itu dikatakan Asri saat ditemui bersama advokat Judika Gultom di Studio Persari, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018).

"Namanya orang sakit, jangan diginiin lah, rasanya hancur hati saya. Ini sama sekali bukan bercandaan, di saat orang sakit bukannya didoain malah memanfaatkan, kan enggak bener," kata Asri.

Baca juga: Respons Asri Welas Begitu Tahu Foto Anaknya Digunakan untuk Menipu

"Saya mungkin tau orang perlu uang, tapi cari uang enggak begini. Ini namanya penipuan," lanjutnya.

Asri menegaskan, bahwa diriya kini dipayungi oleh tim kuasa hukum dari PASKI (Persatuan Artis Seniman Komedian Indonesia).

Meski sudah memaafkan pelaku, Asri tidak akan segan mengambil jalur hukum bila hal tersebut terulang kembali.

"Saya tergabung dalam PASKI ini Alhamdulillah punya tim advokasi yang melindungi kita apapun yang terjadi sama kita, termasuk sosial media juga bisa dihukum," tegas Asri

"Jadi jangan anggap ini bercanda, saya memang suka bercanda, tapi ini benar-benar. Ya sekarang kita satu keluarga memaafkan, enggak akan kita cari orangnya. Kalau sampai terulang lagi baru deh," imbuhnya.

Baca juga: Asri Welas: Di Mana Hati Nuranimu Pakai Foto Anak Saya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.