Caitlin Halderman Tak Ingin Kimo Stamboel Menyesal Memilihnya

Kompas.com - 12/12/2018, 19:35 WIB
Aktor peran Caitlin Halderman berpose di sela wawancara promo film DreadOut di Menara Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Rabu (12/12/2018). Film yang bergenre horor ini diangkat dari sebuah game buatan developer lokal Indonesia yaitu Digital Hapiness. Film ini akan segera tayang pada 3 Januari 2019 mendatang. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIAktor peran Caitlin Halderman berpose di sela wawancara promo film DreadOut di Menara Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta, Rabu (12/12/2018). Film yang bergenre horor ini diangkat dari sebuah game buatan developer lokal Indonesia yaitu Digital Hapiness. Film ini akan segera tayang pada 3 Januari 2019 mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Caitlin Halderman berusaha membuktikan kemampuannya dalam berakting, karena tak ingin sutradara Kimo Stamboel berpikir telah salah memilihnya sebagai pemeran utama film action-horror DreadOut.

"Deg-degan di-direct sama Mas Kimo. Dia kan biasa men-direct pemain-pemain seperti Iko Uwais, gue siapa gitu? Aku harus bisa memberikan kesan kan, jangan sampai dia salah milih decision," ujar Caitlin ketika berbincang di ruang redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018).

Caitlin berjuang mendapatkan peran Linda sejak November 2017 lewat sebuah casting. Bersama lima kandidat lainnya, Caitlin akhirnya dipilih oleh Kimo dan berhasil menyisihkan para pesaingnya tersebut.

Karena itu, saat terpilih Caitlin tidak mau main-main. Ia memastikan harus memberi kemampuan terbaiknya dalam film tersebut.

Baca juga: Caitlin Halderman Lalui Proses Panjang untuk Mendapatkan Karakter Linda

"Aku harus juga memberikan totalitas kepada film ini. Latihan dan benar-benar dua bulan reading, workshop, aku benar-benar tekuni. Mudah-mudahan hasilnya tidak mengecewakan," kata dia.

Film DreadOut merupakan film yang diadaptasi dari sebuah permainan game video berjudul sama yang dibuat oleh Rachmad Imron.

DreadOut menjadi game indie horror yang populer di platform internasional STEAM dan menjadi semakin popular ketika PewDiePie (YouTuber Internasional) memberikan review positif terhadap game ini

Untuk versi filmnya digarap oleh rumah produksi GoodHouse Production bekerja sama dengan CJ Entertainment, Sky Media, dan Nimpuna Sinema & Lyto.

Film ini mengisahkan bagaimana Linda yang memiliki kekuatan supranatural bisa terjebak di dalam “DreadOut” bersama kakak-kakak kelasnya. Rencananya akan tayang pada 3 Januari 2019 di seluruh jaringan bioskop Tanah Air.

Baca juga: Caitlin Halderman: Aku Kotor, Aku Basah, Aku Teriak-teriak



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X