Pasha Ungu Jelaskan Aliran Bantuan Dana untuk Palu dari Para Artis

Kompas.com - 21/12/2018, 17:47 WIB
Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin Said alias Pasha Ungu di Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanWakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin Said alias Pasha Ungu di Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Vokalis band Ungu yang juga Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said alias Pasha, memberi penjelasan mengenai aliran bantuan dana dari sejumlah pesohor hiburan Tanah Air. Pasha tak mau ada angapan yang keliru mengenai penyaluran bantuan tersebut.

"Nah, itu kami harus jelaskan, iya benar bantuan itu ada, tapi belum masuk ke kas daerah kami. Jangan sampai salah dianggap pemerintah ini menimbun duit, nimbun logistik. Ya enggak mungkinlah kami, pamalilah," kata Pasha di Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2018).

Ia mengapresiasi upaya yang dilakukan teman-teman artis untuk membantu Palu yang ditimpa gempa dan tsunami melalui penggalangan dana.

Namun, Pasha menegaskan bantuan tersebut tidak disalurkan melalui Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah.

"Teman-teman artis kemarin bikin penggalangan dana kan sampai berapa? Ya mohon maaf, hari ini saya sebutkan bahwa sampai hari ini belum ada yang masuk ke kas daerah kami," kata Pasha.

Ia menduga bantuan-bantuan tersebut didistribusikan melalui lembaga lain di luar pemerintah kota. Misalnya, ke kementerian sosial atau lembaga non-pemerintah lain. Karena itu, kata Pasha, ia tidak akan menyertakan bantuan yang tidak melalui Pemkot Palu dalam laporan pertanggungjawaban nanti.

"Misalnya kalau dia kerjasama dengan Kementerian Sosial, tinggal alokasikan anggaran itu apa misalnya. Biasanya ada MoU (perjanjian) yang mereka bangun kalau penggalangan dana dari televis-televisi swasta," ujarnya.

Terlepas dari itu, Pasha mengatakan bahwa kondisi di Palu sudah mulai kondusif. Kebutuhan warga setempat juga sudah mulai terpenuhi.

Menurut Pasha, masih ada 43 ribu warga yang mengungsi di 150 tempat. Mereka yang mengungsi adalah yang tempat tinggalnya hancur.

"Ada 150 shelter. Kenapa ada shelter? Karena kami memudahkan untuk bantuan distribusi, harus perlahan," kata dia.

Baca juga: Pasha Ciptakan Lagu Khusus untuk Bencana Palu dan Donggala

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X