Vokalis Jamrud: Saya Salah Satu Pengungsi Tsunami Banten yang Diami Teras Masjid

Kompas.com - 24/12/2018, 08:22 WIB
Band rock Jamrud tampil dalam Synchronize Fest 2018 di Gambir Expo, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (7/10/2018). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIABand rock Jamrud tampil dalam Synchronize Fest 2018 di Gambir Expo, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (7/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Vokalis band Jamrud, Krisyanto, mengungsi ke teras masjid di kawasan Carita, Banten, saat gelombang tsunami menghantam daerah tersebut, Sabtu (22/12/2018).

Hal itu Kris ungkapkan lewat rekaman video berdurasi empat menit lebih yang ia unggah ke kanal YouTube miliknya, Kapten Kris TV.

"Ini saat subuh di masjid Carita, Banten... Saya pun menjadi salah satu pengungsi yang mendiami teras masjid," katanya sambil merekam beberapa pengungsi di masjid tersebut, seperti dikutip Kompas.com, Senin (24/12/2018).

"Ini adalah orang-orang yang mengungsi dan diam di teras masjid. Sekarang sekitar jam 5 subuh. Tadi malam terdengar letusan dari Gunung Anak Krakatau yang cukup keras," tambahnya.

Kris menjelaskan bahwa ia mengungsi karena rumah orangtuanya berada di dekat bibir Pantai Carita, salah satu lokasi terjangan tsunami.

"Tadi malam terjadi banjir dari laut, tsunami, menerpa seluruh pantai barat Banten, termasuk Carita, Anyer, dan Tanjung Lesung. Dari tadi malam sekitar jam 21.00, terjadi tsunami di pantai Carita," ujar Kris

"Termasuk saya karena rumah orangtua saya berada di dekat bibir Pantai Carita. Sementara kebanyakan lagi pada lari mengungsi ke atas bukit yang daerahnya lebih tinggi," tambahnya.

Sebelumnya gelombang tinggi menerjang pesisir Serang dan menyebabkan sejumlah kerusakan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gelombang itu merupakan tsunami.

BMKG menyampaikan kesimpulan tersebut setelah mendapatkan data dari 4 stasiun pengamatan pasang surut di sekitar Selat Sunda pada waktu kejadian tsunami, yaitu pukul 21.27 WIB.

Hasil pengamatan menunjukkan tinggi gelombang masing-masing 0.9 meter di Serang pada pukul 21.27 WIB, 0,35 meter di Banten pada pukul 21.33 WIB, 0,36 meter di Kota Agung pada pukul 21.35 WIB, dan 0,28 meter pada pukul 21.53 WIB di Pelabuhan Panjang.

Baca juga: Manajer Ungkap Kondisi Vokalis Jamrud Pascatsunami Banten

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X