Pascakematian Istrinya, Ifan Seventeen Belum Bisa Pastikan Lanjut Berpolitik

Kompas.com - 30/12/2018, 07:45 WIB
Vokalis grup band Seventeen, Riefian Fajarsyah yang biasa disapa Ifan menjelaskan kisahnya menghadapi terjangan tsunami hingga akhirnya selamat di kediaman almarhumah istrinya, Dylan Sahara Puteri di Kota Ponorogo, Jawa Timur, Jumat ( 28 / 12 / 2018) malam. KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWIVokalis grup band Seventeen, Riefian Fajarsyah yang biasa disapa Ifan menjelaskan kisahnya menghadapi terjangan tsunami hingga akhirnya selamat di kediaman almarhumah istrinya, Dylan Sahara Puteri di Kota Ponorogo, Jawa Timur, Jumat ( 28 / 12 / 2018) malam.

PONOROGO, KOMPAS.com — Tak hanya berkarya di dunia musik, vokalis band Seventeen, Riefian Fajarsyah atau Ifan, juga mencoba meniti karier politik. Bersama almarhumah istrinya, Dylan Sahara Puteri, Ifan terdaftar sebagai caleg pada pemilu legislatif 2019.

Namun, tengah duka kehilangan istri dan tiga rekan satu bandnya yang menjadi korban meninggal dalam bencana tsunami Banten, Ifan belum bisa memastikan akan lanjut menjadi caleg atau tidak.

"Aku enggak berani ngomong akan meneruskan atau tidak," kata Ifan yang ditemui di kediaman mertuanya di kawasan Kepatihan, Ponorogo, baru-baru ini.

"Tapi yang pasti aku harus meyakinkan diriku sendiri. Bila aku sudah kuat, maka otomatis aku bisa meyakinkan masyarakat," tambahnya.

Ifan saat ini merupakan caleg DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk daerah pemilihan Kalimantan Barat. Sementara mendiang Dylan adalah caleg DPRD Propinsi Jawa Timur dari Partai Gerindra. 

Menurut Ifan, untuk berhasil melenggang ke senayan sebagai caleg DPR RI, ia harus bisa fokus pada pemenangannya. Namun, saat ini ia mmbutuhkan waktu menenangkan diri terlebih dahulu pascakematian istri dan tiga personel bandnya.

"Yang pasti gini, aku harus bisa meyakinkan masyarakat. Sebenarnya caleg itu kan harus bisa meyakinkan masyarakat, bisa menjadi wakil mereka," ujar Ifan.

"Sampai sekarang kalau mendengar suara sirene ambulans aku masih merinding. Apalagi tiga hari aku nonstop selalu mendengar sirene ambulans. Mungkin ini bentuk penolakan badanku terhadap hal-hal yang tidak menyenangkan," katanya lagi.

Baca juga: Tiga Penyelamat Nyawa Ifan Seventeen Saat Diterjang Tsunami Banten

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.