Gerah Artisnya Tak Digaji Berbulan-bulan, JYP Entertainment Akan Tuntut Devilish Joy

Kompas.com - 02/01/2019, 13:31 WIB
Para pemain drama Korea Selatan, Devilish Joy. SoompiPara pemain drama Korea Selatan, Devilish Joy.

KOMPAS.com -- Gerah atas keterlambatan pembayaran honor artisnya, Song Ha Yoon, dari rumah produksi drama Devilish Joy, JYP Entertainment akhirnya mengambil langkah tegas.

Agensi itu berniat menuntut pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap honor para pemain drama tersebut.

"Kami berencana untuk mengambil semua tindakan hukum yang memungkinkan," kata pihak JYP Entertainment.

"Termasuk tuntutan hukum perdata dan pidana terhadap pihak-pihak yang berafiliasi dengan upah yang belum dibayar untuk pemain Devilish Joy," tambahnya.

Selain Song Ha Yoon, lawan mainnya aktris Lee Joo Yeon serta beberapa aktor pendukung lainnya juga sampai saat ini belum menerima gaji mereka.

Golden Thumb Pictures selaku rumah produksi Devilish Joy sebenarnya sudah berjanji untuk membayar upah pemain-pemainnya pada 31 Desember. Namun, agensi para aktor tersebut mengungkapkan bahwa mereka masih belum dibayar sampai hari ini.

Padahal seharusnya, upah untuk drama dibayarkan tiga kali, yakni sebelum shooting, selama shooting, dan pada akhir drama.

"Kami belum menerima satu won (mata uang Korea Selatan) pun sejauh ini. Ini sampai pada titik di mana kami tidak tahu apakah bahkan dapat menerima bayaran nanti," kata perwakilan agensi salah satu aktor Devilish Joy.

Sebelumnya, Golden Thumb Pictures telah memberikan penjelasan mengenai penyebab gaji beberapa pemain drama itu belum dibayar hingga kini.

"Kami sebelumnya mengirim pembayaran, namun karena kesalahan uang masuk ke akun lain dan kami berada di proses penyelesaian itu," kata seorang sumber dari pihak Devilish Joy.

Sehubungan dengan aktor Choi Jin Hyuk yang pembayarannya sudah lunas, mereka mengklarifikasi bahwa itu murni karena perjanjian dalam kontrak, bukan karena nepotisme atau hal lain.

"Tidak benar bahwa pembayaran penuhnya diberikan karena koneksi dengan agensinya. Alasannya hanya karena ada syarat dalam kontraknya bahwa ia harus menerima pembayaran penuh sebelum pertunjukan ditayangkan," ucap perwakilan rumah produksi tersebut.

Sementara perusahaan penyiaran iHQ yang terlibat dalam produksi mengatakan bahwa semua upah yang harus dibayar telah ditransfer ke Golden Thumb Pictures.

"Upah di kontrak antara Golden Thumb Pictures dan para aktor, jadi ini adalah masalah yang harus diselesaikan oleh Golden Thumb Pictures," ujar perwakilan iHQ.

Baca juga: Penyebab Honor Pemain Utama Drama Korea Devilish Joy Belum Dibayar



Sumber Soompi
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X