Gulungan hingga Rekor Pemenang, Ini Fakta Menarik Golden Globe Awards

Kompas.com - 07/01/2019, 13:29 WIB
Golden Globe Awards ROBYN BECK/AFP PHOTOGolden Globe Awards

KOMPAS.com - Bagi aktor, aktris, sutradara, atau mereka yang bergelut di industri perfilman, tentu menjadi sebuah kebanggaan saat karyanya mendapatkan penghargaan. Sebab, ini merupakan bentuk apresiasi terhadap karya mereka.

Di Amerika Serikat, setidaknya ada dua ajang bergengsi yang membuat bangga penerimanya, yaitu Academy Awards atau Piala Oscar dan Golden Globe Awards.

Hari ini, Senin (7/1/2019), Golden Globe Awards menggelar penghargaannya yang ke-73.

Bermula pada 1943, Golden Globe Awards hingga hari ini masih menjadi salah satu acara yang menyita perhatian dunia.

Baca juga: Serba Hitam dan Gemerlap dari Golden Globe

Berikut sejumlah fakta menarik mengenai penghargaan Golden Globe:

1. Berbentuk gulungan

Ajang bergengsi ini dimulai pada 1943, yang diawali sekelompok penulis membentuk asosiasi bernama Hollywood Foreign Press Association.

Pada 1944, dilakukan pemberian penghargaan untuk kali pertama di 20th Century Fox Studio di Los Angeles.

Dilansir dari goldenglobes.com, pada waktu itu, Jennifer Jones dianugerahi penghargaan Aktris Terbaik untuk The Song of Bernadette, yang juga menjadi Film Terbaik. 

Sementara, Paul Lukas membawa pulang penghargaan Aktor Terbaik untuk Watch on the Rhine.

Penghargaan diberikan dalam bentuk gulungan. Penghargaan ini terbagi menjadi film dan acara televisi terbaik. Semakin lama, tiap kategori semakin berkembang.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X