Makna di Balik Lagu "22 Januari" Milik Iwan Fals yang Melegenda

Kompas.com - 22/01/2019, 12:21 WIB
Iwan Fals tampil pada Java Jazz Festival 2017 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (5/3/2017). Java Jazz Festival 2017 yang berlangusng selama tiga hari menampilkan musisi dari dalam dan luar negeri. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOIwan Fals tampil pada Java Jazz Festival 2017 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Minggu (5/3/2017). Java Jazz Festival 2017 yang berlangusng selama tiga hari menampilkan musisi dari dalam dan luar negeri.

KOMPAS.com - Sosok Iwan Fals memang dikenal sebagai penyanyi yang mampu menghadirkan decak kagum, terutama ketika membawakan lagu di atas panggung.

Karya-karyanya sudah melegenda. Masyarakat mengenal Iwan Fals berkat lirik-lirik lagu ciptaannya yang sarat dengan kritik sosial, keras, tajam, bahkan dianggap sebagai perlawanan terhadap rezim Orde Baru di bawah pimpinan Presiden Soeharto.

Namun, Iwan Fals juga banyak menciptakan lagu-lagu romantis. Menariknya, lagu-lagu cinta yang dibuatnya tak pernah terdengar mendayu-dayu, apalagi meratap sedih.

Lagu-lagu cinta Iwan Fals punya lirik khas, sederhana, apa adanya, serta kadang terdengar nakal dan lucu walau tetap tak mengurangi kadar keromantisannya.

Memulai mengeluarkan album pertama pada 1981, dia berhasil menyita perhatian banyak orang. Jika anda pencinta musik era tersebut, pasti mengetahui judul-judul lagunya yang fenomenal dan hits sampai hari ini.

Album yang diberi tajuk Sarjana Muda (1981) mengusung sepuluh lagu, salah satunya berjudul "Oemar Bakri". Selain itu, Iwan Fals juga menuliskan lagu berjudul sesuai dengan tanggal dan bulan saat ini, yakni 22 Januari.

Baca juga: Tragedi Bintaro 19 Oktober 1987, Tanah Jakarta Berwarna Merah....

Lagu ini memang telah hadir lebih dahulu daripada "11 Januari" milik GIGI, namun tak banyak kalangan milenial yang mengetahuinya.

Lagu karya penyanyi asli bernama Virgiawan Listanto ini menggunakan petikan gitar akustik syahdu yang dilengkapi dengan alunan musik piano dan gitar bas yang kental.

Banyak orang yang berspekulasi mengenai makna dari lagu tersebut. Dalam liriknya, terdapat kalimat, "aku berteman iblis yang baik hati", yang sampai sekarang menimbulkan pertanyaan.

Ada juga yang mengatakan bahwa lagu ini merupakan momentum saat Bang Iwan bertemu dengan istrinya pada 22 Januari.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X