Ditanya Soal Teguran KPI, Billy Syahputra Malah Nyanyikan Lagu Seventeen

Kompas.com - 25/01/2019, 17:46 WIB
Billy Syahputra ditemui di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (24/9/2018). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGBilly Syahputra ditemui di Studio TransTV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (24/9/2018).
|
Editor Ati Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Acara bincang-bincang di layar kaca Pagi Pagi Pasti Happy kembali menjadi sorotan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Salah seorang pembawa acara tersebut, Billy Syahputra, hampir berkelahi dengan kuasa hukum artis Kriss Hatta, Indra Tarigan, pada Rabu lalu (23/1/2019), dalam acara yang ditayangkan langsung itu.

Ketika itu, Billy dan Indra terlibat aksi saling dorong dan hampir saling memukul. Mengenai kejadian tersebut, Billy enggan menjawab pertanyaan media yang menemuinya pada Jumat (25/1/2018) di Jakarta.

Baca juga: Billy Syahputra dan Kuasa Hukum Kriss Hatta Nyaris Berkelahi di Televisi, KPI Beri Sanksi

Adik mendiang Olga Syahputra ini malah menyanyikan lagu band Seventeen yang berjudul "Kemarin" sambil berjalan cepat.

"Aku selalu mengingatmu doakanmu tiap malam ku," nyanyi Billy sambil berjalan dengan tergesa-gesa.

Baca juga: KPI Minta Stasiun Televisi Evaluasi Presenter yang Sering Timbulkan Konflik

Sampai Billy Syahputra akan memasuki mobil untuk pergi, ia tetap tak menjawab dan terus melantunkan lagu Seventeen tersebut.

"Semoga tenang kau di sana," lantun Billy seraya memasuki mobilnya.

Sebelumnya, KPI telah meminta pihak stasiun televisi terkait untuk segera mengevaluasi acara Pagi Pagi Pasti Happy.

Baca juga: KPI Hentikan Sementara Program Pagi Pagi Pasti Happy Trans TV

"Kami memutuskan bahwa tayangan tersebut telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Pasal 14 dan Pasal 29 huruf a serta Standar Program Siaran Pasal 15 Ayat (1). Berdasarkan pertimbangan tersebut, KPI Pusat memberikan sanksi administratif Teguran Tertulis untuk Trans TV,” kata Komisioner KPI Pusat, Nuning Rodiyah, dalam keterangan tertulis yang dikutip dari kpi.go.id, Kamis (24/1/2019), oleh Kompas.com.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X