Fakta Unik Grammy Awards, Perubahan Nama hingga Desain Piala...

Kompas.com - 11/02/2019, 15:12 WIB
Pengaturan tempat duduk untuk para artis yang menghadiri perhelatan Grammy Awards di Staples Center, Los Angeles, Minggu (10/2/2019). BTS akan duduk di samping Camila Cabello dan di belakang Miley Cyrus dan Dolly Parton. Twitter/Staples CenterPengaturan tempat duduk untuk para artis yang menghadiri perhelatan Grammy Awards di Staples Center, Los Angeles, Minggu (10/2/2019). BTS akan duduk di samping Camila Cabello dan di belakang Miley Cyrus dan Dolly Parton.


KOMPAS.com - Bagi mereka yang bergelut dalam industri musik, tentu menjadi kebanggaan jika karyanya mendapatkan penghargaan. Sebab, penghargaan tentu merupakan bentuk apresiasi terhadap karya itu.

Salah satu penghargaan bergengsi dalam industri musik yang terkenal adalah Grammy Awards. Acara yang berlangsung di Staples Center, Los Angeles, pada Minggu (10/2/2019) waktu setempat merupakan penghargaan ke-61.

Acara tersebut menampilkan 84 penghargaan dalam beberapa kategori. Tahun ini, sejumlah musisi mendapat kesempatan untuk bersinar dengan meraih Grammy.

Bintang yang bersinar paling terang dalam Grammy Awards tahun ini adalah Childish Gambino yang meraih penghargaan Record of the Year dan Song of The Year berkat "This Is America".

Grammy Awards sampai kini memang masih menjadi acara yang mendapatkan perhatian dunia. Bermula pada 1959, berikut adalah sejumlah fakta menarik Grammy Awards:

1. Berubah nama

Pada awalnya, penghargaan ini berasal dari pihak yang bergelut dalam industri rekaman yang memiliki peran penting pada era 1950-an.

Seiring berjalannya waktu, beberapa eksekutif musik memutuskan untuk menciptakan penghargaan yang diberikan seperti Piala Oscar (Academy Awards) dan Emmy Awards.

Hingga akhirnya, diselenggarakan acara perdana yang disebut Gromophone Award.

Salah satu keunikan dalam acara itu adalah pemberian piala berlapis emas kepada seseorang yang berhasil memenangkan nominasi.

Piala itu berbentuk fonograf untuk menghormati Thomas Alva Edison. Tak lama setelah itu, akhirnya penghargaan berubah menjadi Grammy Awards.

Baca juga: Dua Musisi yang Bawa Pulang Piala Terbanyak di Grammy Awards 2019

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X