Lucky Hakim Bantah Tuduhan Mantan Mitra Kerjanya

Kompas.com - 15/02/2019, 18:25 WIB
Artis peran Lucky Hakim (kedua kanan) bersama Gusti Randa (kanan) didampingi tim kuasa hukum ditemui saat jumpa pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (15/2/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAArtis peran Lucky Hakim (kedua kanan) bersama Gusti Randa (kanan) didampingi tim kuasa hukum ditemui saat jumpa pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (15/2/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Permasalahan antara artis sinetron Lucky Hakim dengan mantan mitra kerjanya, Dini Novianti, masih berlanjut.

Dini melaporkan balik Lucky dengan tuduhan pencemaran nama baik ke Mapolres Metro Jakarta Selatan, pada 27 Januari 2019 lalu.

Selain itu, Dini juga mengelak atas laporan Lucky yang menyatakan bahwa dia menggelapkan uang sebesar Rp 8,8 miliar.

Sebaliknya, Dini melakukan serangan balik dengan mengatakan bahwa tak ada nama Lucky dalam struktur PT Raja Arta Pertama, perusahaan yang diklaim milik Lucky.

Baca juga: Lucky Hakim: Saya Hanya Ingin Uang Saya Kembali

Atas hal itu, Lucky membantah pernyataan Dini. Menurut dia, pernyataan itu terlalu mengada-ada.

"Dia bisa membuktikan saya tidak ada di akta RAP (Raja Arta Pertama)? Semua orang ini (karyawan) orang RAP. Saya pemilik RAP. Ini bukti transfer saya. Dini tahu itu. Kalau Dini bilang saya enggak ada namanya di RAP dari mana," ucap Lucky saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (15/2/2019).

Berkait hal tersebut, Lucky berencana akan kembali melaporkan Dini ke pihak kepolisian, apabila tak ada itikad baik.

Apalagi, lanjut Lucky, Dini malah melaporkannya ke pihak kepolisian yang ia anggap sebagai laporan palsu karena keterangan yang tak sesuai fakta.

"Mungkin kita akan melaporkan kembali atas Pasal 317 tentang laporan palsu," ucap Lucky.

Baca juga: Rugi Rp 8,8 Miliar, Lucky Hakim Laporkan Karyawannya Ke Polisi

Lucky menambahkan bahwa ia akan mengadakan sayembara kepada siapapun untuk mempertemukan Dini dengan dirinya.

Hal itu, akan dilakukan apabila Dini tak menemuinya hingga tenggat waktu yang diberikan habis.

"Setelah tanggal 25 Maret 2019, saya akan melakukan sayembara lagi. Barang siapa yang menemukan saya dengan Dini, kita happy bersama. Lihat nanti," pungkasnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X