Manajer SEVENTEEN: Saya Merasa Menyesal Setiap Pagi

Kompas.com - 27/02/2019, 15:29 WIB
Boyband asal Korea Selatan bentukan Pledis Entertainment, SEVENTEEN. SoompiBoyband asal Korea Selatan bentukan Pledis Entertainment, SEVENTEEN.

KOMPAS.com - Manajer baru boyband SEVENTEEN, mengaku menyesal menjadi seorang manajer dengan 13 member, terlebih saat masa-masa promosi. Hal itu ia ungkapkan saat hadir dalam program Omniscient Interfering View, baru-baru ini.

"Selama masa promosi, setiap kali saya membuka mata pada pagi hari, saya merasa menyesal," pria yang tak disebutkan namanya itu saat ditanya tentang penyesalan.

Bagaimana tidak, ia harus mengumpulkan 13 anak laki-laki usia dua puluhan yang antusias, yang memilih menu makan siang saja bisa menimbulkan 'kekacauan'.

Ketika SEVENTEEN tidur siang pukul 11.00 pagi, manajernya tidak bisa beristirahat. Baru setelah dia memastikan bahwa semua 13 anggota pergi tidur, dia mendapatkan waktu luang.

Si manajer menambahkan karena ada begitu banyak member, sangat sulit untuk mengurus mereka secara tepat. Dia harus bangun dari pukul 05.00 pagi untuk menyiapkan kotak makan siang untuk para member dan kemudian mendatangi asrama mereka. Setelah itu, jadwalnya secara resmi dimulai pukul 06.00.

Ketigabelas member SEVENTEEN tinggal di lantai enam dan delapan di gedung apartemen yang sama. Harus membangunkan mereka satu per satu untuk bekerja sesuai jadwal, juga bukan perkara mudah. Selain itu, mereka juga harus menggunakan hingga tiga mobil.

Manajer SEVENTEEN yang baru mengaku merasa menyesal.Osen Manajer SEVENTEEN yang baru mengaku merasa menyesal.
Umumnya, tiap menghadiri acara, SEVENTEEN memiliki tiga manajer, tiga stylist, enam koper besar, rak pakaian, dan barang bawaan lainnya. Manajer juga mengatakan ruang tunggu grup tersebut adalah yang terbesar di "Show Music Core".

Manajer baru itu mengatakan pula bahwa setiap kali mereka harus berpindah, dia harus menelepon satu per satu ketigabelas nomor member untuk menginformasikan kepada mereka tentang akses lift.

Terlepas dari semua kesibukan itu, si manajer baru tersebut mengaku meski selalu muncul perasaan menyesal, hal itu langsung hilang tiap kali bertemu para member.

"Tapi begitu saya bertemu para member, saya langsung lupa," ujarnya.

Baca juga: SEVENTEEN Umumkan Akan Comeback Bulan Ini

Halaman:


Sumber Osen
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X