Kuasa Hukum: Mengapa Penangguhan Penahanan Ahmad Dhani Tak Kunjung Dikabulkan

Kompas.com - 05/03/2019, 19:21 WIB
Ahmad Dhani berpose 2 jari di ruang sidang PN Surabaya, Selasa (5/3/2019) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALAhmad Dhani berpose 2 jari di ruang sidang PN Surabaya, Selasa (5/3/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kuasa hukum Ahmad Dhani, Hendarsam Marantoko, mempertanyakan sikap Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta yang tak kunjung mengabulkan penangguhan penahanan terhadap kliennya.

Keluarga Dhani yang terdiri dari ibu Dhani, Mulan Jameela, Al Ghazali, Dul Jaelani, bahkan Wakil Ketua DPR Fadli Zon sudah menjadi penjamin Dhani.

" Penangguhan penahanan masih proses. Itu yang kami pertanyakan," kata Hendarsam saat dihubungi Kompas.com, Selasa (5/3/2019).

"Ini masa enggak percaya sama keluarga? Masa percaya sama seorang Fadli Zon? Nanti kalau ada Pak Prabowo Subianto lagi yang menjamin tidak percaya lagi? Kan aneh," sambung Hendarsam.

Menurut Hendarsam, salah satu syarat penangguhan penahanan bisa dikabulkan sebenarnya dari siapa penjaminnya. Penjamin Dhani adalah keluarganya.

Baca juga: Dari dalam Penjara, Ahmad Dhani Tulis Surat untuk El

Yang membuat Hendarsam heran adalah soal penrpanjangan masa penahanan Ahmad Dhani. Penahanan atas Dhani diperpanjang 60 hari lantaran untuk kepentingan pemeriksaan.

"Pemeriksaan yang mana? Ini kan katanya ditahan di PT, artinya untuk pemeriksaan kan. Sedangkan ditingkat banding selama 30 hari ini tidak pernah diperiksa," kata Hendarsam.

"Dari dua kaitan itu, kami menduga ini cuma ingin membungkam seorang Ahmad Dhani aja. Ujungnya seperti itu kami berpendapat. Dibatasilah," kata dia.

Baca juga: Surat Ahmad Dhani untuk El Disita Polisi, Ini Penjelasan Kuasa Hukum



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X