Seungri Diduga Gelapkan Ratusan Juta Rupiah dari Kelab Burning Sun

Kompas.com - 03/04/2019, 12:33 WIB

KOMPAS.com - Kepolisian Metro Seoul menemukan fakta baru yang mengindikasikan Seungri menggunakan kelab malam Burning Sun sebagai alat pencucian uang.

Saat melacak aliran dana dari Burning Sun, polisi menemukan rekening bank yang mereka duga sebagai buku tabungan bank palsu (buku tabungan yang pemilik dan penggunanya berbeda), dan memulai penyelidikan tambahan mengenai hal itu.

Selama penyelidikan, lima orang yang namanya tercantum dalam buku tabungan bank tersebut dipanggil dan polisi mendapatkan pernyataan yang mengungkapkan bahwa uang (dalam buku tabungan bank simpanan palsu) dikirim ke rekening bank yang terkait dengan Seungri.

Tim kepolisian yang menginvestigasi Burning Sun mencurigai bahwa manajemen kelab malam itu, termasuk Seungri, menggunakan buku tabungan bank palsu untuk memakai dana Burning Sun sebagai penggunaan pribadi demi menghindari pajak.

Baca juga: Rincian Kesaksian Kenalan Dekat yang Sebut Seungri Sediakan Prostitusi

Jumlah penggelapan yang ditemukan polisi sejauh ini mencapai puluhan juta won atau ratusan juta rupiha.

Seungri sebelumnya juga telah dituntut karena menggunakan sebagian dari keuntungan kelab Monkey Museum miliknya untuk penggunaan pribadi. Polisi mencurigai bahwa uang tunai yang diterima oleh Yuri Holdings, yang mengelola Museum Monyet, dikirim ke Seungri.

Polisi berencana untuk mengkonfirmasi ke mana uang ini pergi sebelum mengumumkan hasilnya. Mereka menduga uang itu digunakan untuk membiayai pesta ulang tahun Seungri yang mewah di Filipina.

"Kami tidak dapat mengungkapkan detail, tetapi kami telah menyelesaikan peninjauan kasus untuk membuktikan biaya penggelapan (Seungri). (Uang) digunakan untuk penggunaan pribadi Seungri dan mantan CEO Yoo," kata pihak kepolisian.

Baca juga: Polisi Peroleh Kesaksian bahwa Seungri Terlibat Penyediaan Prostitusi

Sementara itu kuasa hukum Seungri mengatakan bahwa mereka baru dapat membuat pernyataan tentang masalah ini hanya setelah penyelidikan dilakukan.

"Kami harus memahami terlebih dahulu investigasi atas masalah yang dihadapi, baru kami akan mengungkapkan pernyataan," ujar tim kuasa hukum Seungri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Koreaboo


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.