Arifin Putra Merasa Tragis Saat Diberi Waktu Kurang dari 2 Minggu untuk Pindah Karakter

Kompas.com - 04/04/2019, 12:27 WIB
Aktor Arifin Putra saat promo film Mantan Manten di Kantor Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta, Rabu (3/4/2019). Mantan Manten dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 4 April 2019 mendatang. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOAktor Arifin Putra saat promo film Mantan Manten di Kantor Redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta, Rabu (3/4/2019). Mantan Manten dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 4 April 2019 mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Arifin Putra menilai waktu ideal untuk bisa mendalami sebuah peran, kemudian melepaskannya lagi membutuhkan waktu selama satu tahun. Namun, hal itu tidak berlaku saat banyaknya tawaran akting yang berdatangan.

"Ada optimal, ada kenyataan. Kalau optimalnya satu tahun satu film saja," kata Arifin saat berkunjung ke redaksi Kompas.com di Menara Kompas di Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2019).

"Di situ ada waktu shooting di situ ada waktu cukup untuk dalami karakter, terus lepasin lagi, masuk ke karakter selanjutnya. Tapi kenyataannya dalam satu tahun bisa shooting tiga sampai empat film malahan ya nanti ada proyek-proyek lagi," sambungnya.

Arifin bercerita, dia pernah hanya diberikan waktu kurang dari dua minggu untuk berpindah karkater dalam dua film yang berbeda.

Baca juga: Dari Nyaris Disebut Psikopat, Arifin Putra Jadi Anak Penurut

"Jadi waktu untuk keluar dari karakter tuh benar-benar sangat terbatas, ya pernah sih cuma ada waktu satu setengah minggu untuk pindah karakter," ujar Arifin.

"Buat aku itu enggak wow, itu tragis, karena seharusnya ada waktu untuk persiapan, dan itu juga perpindahannya cukup drastis," tambahnya.

Arifin mengaku, saat itu dia cukup merasa stres karena dua peran tersebut memiliki perbedaan yang sangat drastis.

"Dari karakter mahasiswa yang drama komedi biasa, tiba-tiba harus ke film yang sangat serius di mana aku harus belajar fighting, koreografi dan karakternya beda total," ujar Arifin.

"Itu cuma ada waktu satu setengah minggu yang buat aku sih lumayan bikin stres ya," lanjut bintang film Mantan Manten itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X