Jaksa Penuntut Umum Tolak Eksepsi Steve Emmanuel

Kompas.com - 04/04/2019, 16:26 WIB
Artis peran Steve Emmanuel saat menjalani persidangan penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (4/4/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Artis peran Steve Emmanuel saat menjalani persidangan penyalahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (4/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa penuntut umum menolak eksepsi yang telah diajukan artis peran Steve Emmanuel dan kuasa hukumnya pada persidangan yang digelar si Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (4/4/2019).

Jaksa Rinaldy mengatakan, bahwa semua eksepsi yang diungkap dalam persidangan hanyalah pendapat dari kuasa hukum.

"Hal tersebut merupakan pendapat dari kuasa hukum terdakwa. Sedangkan persidangan ini untuk mencari kebenaran yang sifatnya subjektif dengan melihat segala alat bukti yang ada di persidangan," kata Rinaldy dalam persidangan.

"Bagaimana mungkin dapat menunjukkan bahwa tindak pidana yang dilakukan terdakwa bertolak belakang satu sama lainnya. Sedangkan, pemeriksaan terdakwa serta alat bukti lain belum dilakukan. Selain itu eksepsi yang diajukan penasihat hukum tidak tepat dan tidak benar," imbuhnya.

Baca juga: Kuasa Hukum Steve Emmanuel Pertanyakan Hasil Tes Urine yang Begitu Lama

Rinaldy juga berpendapat, bahwa eksepsi dari pihak Steve justru sudah memasuki pokok perkara yang bahkan belum dipaparkan dalam sidang.

"Materi eksepsi tersebut seharusnya diajukan oleh kuasa hukum terdakwa saat mengajukan pembelaan pledoinya, saat majelis hakim memeriksa seluruh alat bukti yang ada di persidangan dan jaksa penuntut umum mengajukan tuntutan atas diri terdakwa," ungkap Rinaldi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari kami, penuntut umum berkesimpulan bahwa keberatan tersebut sudah memasuki materi pokok perkara. Hal ini tidak sesuai dengan pengaturan pengajuan eksepsi seperti diatur dalam pasal 156 KUHP," imbuhnya.

Atas dasar itulah jaksa memutuskan untuk menolak eksepsi dari Steve dan meminta pada Majelis Hakim agar persidangan dapat dilanjutkan.

"Setelah membahas satu persatu alasan dari kuasa hukum terdakwa, maka kami dapat menarik bahwa alasan yang dikemukakan kuasa hukum terdakwa tersebut dalam eksepsi, bukan merupakan alasan yang dapat disebut dengan dasar dan tidak dapat diterima," kata Rinaldy.

Baca juga: (VIDEO) Steve Emmanuel Tanggapi Dakwaan Jaksa

"Meminta untuk melanjutkan acara persidangan ini dengan pemeriksaan saksi-saksi dan selanjutnya," imbuhnya.

Sebelumnya, pekan lalu pihak Steve Emmanuel diberi kesempatan membacakan eksepsinya. Kuasa hukumnya, Jaswin Damanik, menyatakan bahwa dalam menyusun dakwaan jaksa penuntut umum tidak cermat

"Tidak jelas (materi dakwaan) kan seharusnya ada peristiwa kan misalnya 'pasal 1 ayat 3 ayat 2 KUHP itu harus jelas'. Sehingga (dakwaan) terlihat tidak memenuhi syarat-syarat itu (Ketentuan hukum)," ungkap Jaswin.

"Dakwaan jaksa tidak lengkap, tidak cermat, dan tak teliti, serta tidak jelas dan kabur, oleh karena pelaksanaan pemusnahan barang bukti dalam perkara a quo (tersebut)," lanjut Jaswin.

Atas hal ini Jaswin meminta kliennya dibebaskan dan dipulihkan nama baiknya.

Baca juga: Kuasa Hukum Minta Majelis Hakim Pulihkan Nama Baik Steve Emmanuel

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.