3 Finalis Asia's Got Talent 2019 Favorit Dewan Juri

Kompas.com - 08/04/2019, 11:13 WIB
Para dewan juri dan peserta grand final Asia Got Talent season 3 di Marina Bay Sands, Singapura, Kamis (4/4/2019) waktu setempat. AXNPara dewan juri dan peserta grand final Asia Got Talent season 3 di Marina Bay Sands, Singapura, Kamis (4/4/2019) waktu setempat.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Babak grand final Asia's Got Talent musim ketiga yang digelar di Marina Bay Sands, Singapura, Kamis (4/4/2019), menampilkan banyak kejutan dari berbagai kontestan.

Sembilan finalis yang memperebutkan gelar juara telah berhasil memukau dewan juri yang diisi oleh David Foster, Anggun C Sasmi, dan Jay Park.

Dari semua penampilan tersebut, sebagian dari kontestan mendapat komentar positif dari dewan juri. Salah satunya adalah Eric Chien, pesulap asal Taiwan. Jay Park memuji bakat sula Eric.

"Saya rasa semua kontestan melakukan penampilan yang hebat. Dan hari ini penampilan mereka sangat baik. Untuk penampilan paling favorit mungkin Eric Chien dengan talenta sebagai magician," ucap Jay dalam sesi wawancara usai penampilan babak grand final.

Sementara David Foster beranggapan bahwa grup vokal perempuan NAMA asal Malaysia adalah sekumpulan orang berbakat yang menyatu dalam sebuah grup.

Menurut Foster, NAMA bisa dengan mudah meraih kesuksesan selepas ajang Asia's Got Talent musim ini berakhir.

"Saya rasa itu NAMA, saya suka konsep NAMA, saya rasa NAMA dapat bekerja dan membantu dirinya sendiri seperti apa yang diriku lakukan, siapa tahu, mungkin saja," sahut David.

(dari kiri) Jay Park, Anggun C Sasmi, David Foster selaku dewan juri Asias Got Talent saat babak grand final di Marina Bay Sands, Singapura, Kamis (4/4/2019) waktu setempat.Dok AXN (dari kiri) Jay Park, Anggun C Sasmi, David Foster selaku dewan juri Asias Got Talent saat babak grand final di Marina Bay Sands, Singapura, Kamis (4/4/2019) waktu setempat.
Baca juga: Mengenal Siti Saniyah dan 8 Kontestan Grand Final Asias Got Talent

Sedangkan, bagi penyanyi Anggun C Sasmi, kontestan asal Indonesia Siti Saniyah adalah talenta yang berhasil menyedot perhatiannya.

"Saya suka dengan kenyataan bahwa dia (Siti Saniyah) tahu dia adalah seorang ratu di keluarganya, dan saya berharao padanya," ucap Anggun.

Kendati demikian, dewan juri memberi catatan khusus kepada kontestan asal Filipina. Mereka berpendapat bahwa wakil-wakil dari Filipina telah berhasil menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

"Saya rasa pada poin ini, dalam hal ini adalah sebuah kompetisi. Mereka tidak hanya berkompetisi tetapi mereka harus menunjukkan kepada masyarakat apa yang telah mereka lalui, mereka sungguh mendapatkan hal yang terbaik," ucap Anggun.

"Dan saya tahu bahwa Filipina salah satu negara yang mendukung ajang Asia's Got Talent karena kontestan yang berasal dari Filipina melakukan hal yang sungguh hebat, penarinya, penyanyinya," sambungnya.

Hal itu bisa dilihat dari banyaknya wakil asal Filipina yang melaju ke babak grand final. Tercatat, ada tiga kontestan yang berasal dari Filipina, yakni grup tari Junior Good Vibes, Philip Galit "Shadow Ace", dan Power Duo.

Semua kontestan saat ini sedang berjuang meraih voting terbanyak yang telah dibuka pada Kamis (4/4/2019) malam hingga Rabu (10/4/2019). Voting akan ditutup tepat pada pukul 23.59 waktu Singapura.

Sementara untuk penobatan gelar juara akan dilakukan pada Kamis (11/4/2019) pekan depan. Pemenang nantinya mendapatkan hadiah sebesar 100.000 dolar Amerika.

Baca juga: 6 Hal Menarik yang Ada di Grand Final Asias Got Talent



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X