Hilda Vitria Berharap Kriss Hatta Belajar dari Kasus Hukum yang Menjeratnya

Kompas.com - 24/04/2019, 21:17 WIB
Hilda Vitria menghadiri sidang perdana kasus dugaan pemalsuan dokumen yang menjerat Kriss Hatta di Pengadilan Negeri Bekasi, Jawa Barat, Rabu (24/4/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAHilda Vitria menghadiri sidang perdana kasus dugaan pemalsuan dokumen yang menjerat Kriss Hatta di Pengadilan Negeri Bekasi, Jawa Barat, Rabu (24/4/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Mantan kekasih presenter Billy Syahputra, Hilda Vitria berharap artis peran Kriss Hatta belajar dari kasus hukum kasus dugaan pemalsuan dokumen pernikahan yang kini menjeratnya.

Hilda merupakan orang yang melaporkan Kriss atas permasalahan tersebut ke pihak kepolisian. Laporan itu lantaran Kriss telah memalsukan dokumen akta nikah yang menyatakan, bahwa dirinya telah menikah dengan Hilda.

Hal itu disampaikan Hilda saat dirinya menghadiri sidang perdana kasus dugaan pemalsuan dokumen pernikahan Kriss di Pengadilan Negeri Bekasi, Jawa Barat, Rabu (24/4/2019).

"Buat dia (Kriss Hatta) ya anggap saja semua ini pembelajaran hidup dia, biar kedepannya enggak bikin masalah-masalah kayak begini yang merugikan banyak orang, ya. Selama ini kan Hilda sabar, dia melecehkan Hilda lah," ucap Hilda.

Baca juga: Billy Syahputra Terlihat Canggung Bertemu Hilda Vitria di Sidang Perdana Kriss Hatta

Wanita berusia 23 tahun ini mengatakan, bahwa apa yang dilakukan oleh Kriss telah melukai perasaan ia dan keluarganya.

Oleh sebab itu, Hilda beranggapan bahwa kini apa yang dirasakan oleh Kriss merupakan karma karena telah menyakiti perasaannya.

"Kalian bisa lihat sendiri lah gimana, perasaan orangtua Hilda, anak perempuannya dihina, dikatain anak haram, dilecehkan. Dibilang ibu Hilda enggak benar, kerjaannya esek-esek," ucap Hilda.

Hilda pun kini merasa lebih lega karena Kriss telah mendapatkan ganjaran yang setimpal dengan perbuatannya.

"Alhamdulilah cukup lega, memang belum lega banget ya, tapi cukup membuktikan gitu loh kalau selama ini yang Hilda omongin sudah terbukti," ucapnya.

"Hilda juga mau ucapkan terima kasih buat kakakku Kak Nikita Mirzani, yang selama ini sudah support Hilda, terus buat Billy terima kasih sudah jadi orang terdepan, terus buat Bang Fachmi Bachmid pengacara Hilda," sambungnya.

 Kriss Hatta kini telah mendekam di lapas Bulak Kapal, Bekasi sembari menunggu proses hukum kasus dugaan pemalsuan dokumen pernikahan.

Kriss telah didakwa tiga pasal oleh jaksa penuntut umum, yakni Pasal 264 Ayat 2, Pasal 266 Ayat 1, dan Pasal 266 Ayat 2 tentang pemalsuan dokumen dengan ancaman hukuman kurungan penjara selama 12 tahun.

Baca juga: Nikita Mirzani, Billy Syahputra, dan Hilda Vitria Kompak di Sidang Perdana Kriss Hatta



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X