MUI Minta Sahurnya Pesbukers Dihentikan, Ini Tanggapan Luna Maya

Kompas.com - 30/05/2019, 04:17 WIB
Artis peran Luna Maya saat ditemui di XXI Plaza Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Artis peran Luna Maya saat ditemui di XXI Plaza Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Majelis Ulama Indonesia ( MUI) melayangkan permintaan agar tayangan Sahurnya Pesbukers dihentikan.

Terkait hal ini, sebagai salah satu pemain, artis peran Luna Maya (35) angkat bicara.

"Nah itu aku enggak tahu. Aku belum tahu, cuma dengar aja," ungkap Luna saat ditemui di XXI Plaza Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2019).

Luna menambahkan bahwa dalam kasus ini, ia belum tahu pasti duduk permasalahannya.

" Aku enggak tahu detail gimana-gimananya," kata Luna.

Baca juga: Kembali Follow Akun Instagram Ayu Ting Ting, Luna Maya Mengaku Tak Pernah Ada Masalah

Pemain film Suzzanna: Bernapas Dalam Kubur ini juga mengatakan, bahwa dalam Sahurnya Pesbukers tidak ada perubahan berarti. Bahkan Luna masih menjalani proses shooting setiap hari, seperti biasa.

"Aku sih masih shooting juga," imbuh Luna.

Sebagai informasi, pada 28 Mei 2019 MUI melayangkan permintaan agar dua program yakni Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadhan untuk dihentikan.

MUI menilai program-program itu berisi konten-konten yang tidak sesuai atau melenceng dari tema bulan suci Ramadhan.

MUI juga menganggap ANTV tidak pernah memperbaiki kualitas konten "Sahurnya Pesbukers" dan "Pesbukers Ramadhan" setelah beberapa kali mendapatkan teguran dari KPI. Kali ini, MUI menilai ada beberapa poin yang dipermasalahkan.

Poin tersebut adalah memeluk dan mencium, hinaan fisik, tarian yang mengumbar keindahan tubuh, dialog dan adegan tidak pantas, lawakan saling menghina, busana kurang pantas, dan bahasa bernuansa sensual.

Pada Ramadhan 2018 lalu, dua program ANTV tersebut termasuk dalam lima program yang direkomendasikan MUI untuk dihentikan tayangannya karena kontennya yang buruk, apalagi untuk bulan Ramadhan.

Sementara itu, tiga program televisi Ramadhan lainnya adalah Ramadhan di Rumah Uya (Trans 7), Brownis Sahur (Trans TV), dan Ngabuburit Happy (Trans TV), yang MUI sarankan untuk berhenti pada Ramadhan 2018, tahun 2019 ini sudah tidak tayang lagi.

Baca juga: Terima Surat dari KPI, Pihak ANTV Berjanji Lakukan Perbaikan Konten Pesbukers

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X