Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Raffi Ahmad: Setiap Teguran Ada Hikmahnya

Kompas.com - 30/05/2019, 19:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran dan presenter Raffi Ahmad menganggap teguran yang diberikan kepadanya oleh Majelis Ulama Indonesia atau MUI adalah sesuatu yang harus disikapi secara bijak.

Raffi merasa teguran itu baik untuk kariernya ke depan, tentang bagaimana memberikan tontonan yang lebih berkualitas kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Raffi usai bertemu dengan pihak MUI di kantor pusat MUI, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/5/2019).

Baca juga: Sambangi MUI, Raffi Ahmad Minta Maaf Atas Keteledorannya

"Setiap teguran ini ada hikmahnya lah. Mungkin bukan untuk saya saja sih, untuk semua teman-teman artis. Apalagi untuk aktor atau aktris ya, karena kan garda paling depan (paling disorot)" ucapnya.

Menurut bapak satu anak ini, adegan dirinya atau pengisi acara lainnya yang menjadi sorotan murni dilakukan tanpa unsur kesengajaan.

"Enggak ada sih pasti di antara kita yang sengaja mau nyeleneh, ini kan hanya ke khilafan semata. Jadi kita berbenah diri, apabila ada kekurangan mohon maaf, kita akan menjadi lebih baik lagi," ucapnya.

Baca juga: MUI Buka Kemungkinan Panggil Artis yang Programnya Dapat Teguran

Raffi pun menyambut baik wacana MUI yang akan mengundang tim produksi berbagai stasiun televisi dan artis pengisi acara untuk mensosialisasikan bagaimana menyuguhkan program bertema Ramadhan yang baik.

"Tadi juga untuk tim produksi dan artis, ada dialog sama Majelis Ulama Indonesia untuk ke depannya dalam program Ramadhan, tiga bulan atau empat bulan sebelum mulai ada dialog bersama. Bisa satu arah," ungkapnya.

"Kan biasanya lembaga penyiaran (KPI) dan MUI hanya mengundang tim produksi saja, kali ini ada baiknya ada teman-teman artisnya diundang," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, MUI baru saja menegur keras program Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadhan milik ANTV untuk segera dihentikan. Program tersebut diisi oleh Raffi Ahmad, Ruben Onsu, Luna Maya, dan lainnya.

Berdasarkan tim pemantau MUI, program tersebut memiliki banyak tayangan buruk untuk program televisi yang menyematkan kata Ramadhan di dalamnya.

Selain Sahurnya Pesbukers dan Pesbukers Ramadhan, MUI juga memberi teguran kepada tiga program lainnya, seperti Sahur Seger Trans7, Gado-Gado Sahur TransTV, Bukbernya Wo Banget Trans7.

Secara keseluruhan program tersebut mendapat catatan yang sama, yakni memuat tarian erotis, percakapan bernada mesum dan ejekan yang tidak mendidik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+