Dewi Perssik Kehilangan Semangat Kerja Setelah Ayahnya Meninggal

Kompas.com - 18/06/2019, 19:41 WIB
Dewi Perssik saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2018). KOMPAS.com/IRA GITADewi Perssik saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Suasana duka masih menyelimuti penyanyi Dewi Perssik setelah ayahnya, Muhammad Adil, meninggal dunia. Saking berdukanya, Dewi mengaku kehilangan semangat bekerja.

"Kemarin tujuh harian saya pamitan ke kuburan papi. Saya bilang 'Pamit, ya, Pi, saya mau kerja'," kata Dewi di Gedung Trans, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019).

"Saya kerja itu itu sebenarnya males. Rasa semangat sudah berbeda dengan di saat ada Papi," sambung dia.

Baca juga: Dewi Perssik Belajar Ikhlaskan Kepergian Mendiang Ayahnya

Biasanya, orang yang selalu menonton Dewi saat tampil di televisi adalah ayahnya. Karena itu Dewi mengaku kehilangan sosok orang yang dicintainya.

"Sekarang sudah enggak ada," kata Dewi dengan mata berkaca-kaca.

Meski demikian, Dewi yang mengaku berat melepas kepergian ayahnya tersebut mencoba belajar ikhlas. Bayang-bayang ayah masih selalu ada di pikiran Dewi sampai saat ini.

"Saya mimpi Papi saya tidur di sebelah saya pakai baju koko gitu mau shalat. Saya bangun tuh rindu saya tuh Ya Allah. Saya tuh rindu setengah mati saya pengin dipeluk. Walaupun ada kesedihan, tapi juga ada rasa senang walaupun cuma dalam mimpi," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, ayah Dewi meninggal dunia pada Minggu (9/6/2019) setelah dirawat di Rumah Sakit MRCCC Siloam, Semanggi, Jakarta Pusat. Ayah Dewi mengidap penyakit komplikasi kencing manis dan paru-paru.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X