Bentara Budaya Yogyakarta Pun Dipenuhi Alat Penimbang Barang Dagangan

Kompas.com - 03/07/2019, 14:36 WIB
Pameran Alat Ukur & Timbangan: DATJIN diadakan di Bentara Budaya Yogyakarta pada 2-11 Juli 2019. Dok Bentara Budaya YogyakartaPameran Alat Ukur & Timbangan: DATJIN diadakan di Bentara Budaya Yogyakarta pada 2-11 Juli 2019.
Penulis Ati Kamil
|
Editor Ati Kamil

Timbangan baru bisa sedikit diatur oleh Pemerintah Hindia Belanda di bawah pimpinan Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen pada 1621. Alat ukur berat ketika itu bernama daatse atau dacing alias datjin (dacin).

Baca juga: Akan Ada Dunia Bakul di Bentara Budaya Yogyakarta

Yang diberi hak untuk membuat dan menyebarkan alat-alat ukur tersebut adalah para mayor atau pemuka bangsa China di Batavia, sekarang Jakarta.

Sepertinya mereka kemudian mendatangkan alat-alat itu dari daratan China. Alat-alat tersebut terbuat dari kayu hitam.

Pada 1923 alat-alat ukur itu diperbaru dengan timbangan-timbangan buatan Eropa dengan beragam bentuk dan fungsi. Alat-alat ukur tersebut harus ditera.

Ternyata, bentuk dan ukuran timbangan itu sangat banyak, dari timbangan untuk kertas yang ukurannya hanya tujuh cm sampai timbangan jenis bascule yang bisa menimbang barang seberat satu ton.

Baca juga: Ali Baba, Aladdin, dan Sinbad Hadir di Bentara Budaya Yogyakarta

Di samping itu, ada juga alat-alat ukur untuk benda cair, antara lain minyak tanah, air, dan zat-zat cair lainnya.

Ada pula alat-alat pengukur panjang, antara lain meteran kayu dan penggaris, serta teodolit untuk mengukur sudut.

Sebagian besar alat yang dipamerkan itu masih bisa digunakan, sedangkan beberapa sudah karatan, karena terlalu lama tidak digunakan lantaran ketinggalan zaman.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X