Territorium, Pertunjukan Lintas Bangsa dan Bidang Seni di Bentara Budaya Bali

Kompas.com - 05/07/2019, 15:31 WIB
Territorium (A Visual Concert Performance) diadakan di Bentara Budaya Bali, Sabtu (6/7/2019) malam. Dok Bentara Budaya BaliTerritorium (A Visual Concert Performance) diadakan di Bentara Budaya Bali, Sabtu (6/7/2019) malam.
Penulis Ati Kamil
|
Editor Ati Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Di Bentara Budaya Bali akan disajikan sebuah pertunjukan musik visual yang merupakan buah kerja sama para kreator dari berbagai bangsa dan lintas bidang seni.

Pementasan berjudul Territorium (A Visual Concert Performance) itu akan diadakan pada Sabtu (6/7/2019) mulai pukul 18.00 WITA.

Pertunjukan tersebut terwujud atas kerja bareng KULTURR...DET-Arts Council Norway, Kementerian Luar Negeri Norwegia, dan Bentara Budaya Bali.

Baca juga: Menghormati Seniman Gamelan Wayan Beratha di Bentara Budaya Bali

Pada situs www.bentarabudaya.com diterangkan bahwa penciptaan pementasan itu memakan waktu yang terbilang panjang, dilakukan di Norwegia dan Tokyo, Jepang, dan melibatkan koreografer Bali Wayan Purwanto.

Ide pertunjukan tersebut terinspirasi oleh mitologi yang hidup dalam khazanah budaya Nordik, budaya avant garde Jepang, dan dadaisme Eropa.

Setiap unsur, yang berbeda latar satu dari lainnya, memiliki peran penting dalam bangunan musikal yang memiliki banyak suara.

Baca juga: Perupa Made Supena dalam Kenangan Bentara Budaya Bali

Para penampil untuk Territorium (A Visual Concert Performance) adalah Øystein Elle (vokalis dan pemain instrumen) dari Norwegia, Maren Elle (pemain violin) dari Norwegia, dan Wayan Purwanto (koreografer sekaligus penari) dari Indonesia (Bali).

Pementasan itu digarap oleh Janne Hoem sebagai sutradara sekaligus kreator bersama Øystein Elle dan diproduseri oleh Nina Ziegemann.

Baca juga: Arc of Bali Awali Kegiatan Bentara Budaya Bali Sesudah Lebaran

Øystein Elle, yang lahir pada 1973, memiliki latar belakang dan pendekatan eklektik baik sebagai pemain maupun komposer dan aktif dalam berbagai seni pertunjukan.

Elle merupakan pemain extended vocal techniques dengan konsep multi-faceted sebagai unsur penting komposisi dalam produksinya.

Ia juga mendalami musik klasik baroque. Estetika musik dan seni panggungnya bisa dengan jelas ditautkan dengan sumber inspirasi baroque, dadaisme Eropa, dan avant-garde Amerika Utara.

Baca juga: Lentera Batukaru, Tutup Agenda Mei 2019 Bentara Budaya Bali

Øystein Elle sebagai pemain dan kreator pertunjukan teater mengarahkan fokusnya kepada bentuk-bentuk modern dari dramaturgi dan khususnya pementasan yang digerakkan oleh musik (composed theatre).

Ia telah menyusun musik untuk berbagai pertunjukan teater dan konser.

Ia juga telah menjadi penggagas atau produser, sutradara pengarang atau sutradara rekanan, dan kerap pula tampil sebagai pemain dalam karya teater.

Baca juga: Datang ke Bentara Budaya Bali, Belajar Manajemen Produksi Pertunjukan

Pertunjukan Øystein Elle didukung oleh The Norwegian Cultural Council, The Fund for Performing Artists, The Fund for Sound and Image, Kementerian Luar Negeri Norwegia, organisasi New Music, dan Norwegian Artistic Research Program.

Karya-karyanya ditampilkan baik dengan produksi sendiri maupun produksi bersama di Eropa, Asia, Amerika Serikat, dan Amerika Selatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X