Fakta Perselisihan Rian dan Rai D'MASIV di Panggung

Kompas.com - 16/07/2019, 09:50 WIB
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa hari terakhir warganet ramai dengan video amatir yang menunjukkan perselisihan antara personel grup musik D'MASIV, yakni Rian Ekky Pradipta (vokal) dan Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata atau Rai (bass) di atas panggung.

Diketahui, perselisihan itu terjadi ketika D'MASIV tampil menghibur penggemarnya di Lapangan Rembiga, Lombok, Sabtu (13/7/2019) malam.

Kompas.com merangkum sejumlah kejadian yang membuat penggemar D'MASIV khawatir tersebut.

Berawal dari teguran

Menurut manajer D'MASIV, Sisil, perselisihan itu berawal dari teguran Rian kepada Rai. Kata Sisil, yang dilakukan Rian adalah hal biasa dalam band. Setiap personel bisa menegur personel lainnya bila terjadi kesalahan.

Sisil menjelaskan saat itu para personel sedang lelah sehingga sesuatu yang lazim dilakukan berubah menjadi hal yang tak mengenakkan.

"Permasalahannya sebenarnya basic karena lagi capek saja sih, biasanya juga anak-anak (personel D'MASIV) suka tegur-teguran sih kalau misalnya 'ada yang salah nih'," ucap Sisil kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (15/7/2019).

Karena kondisi lelah itu, lanjut Sisil, teguran yang diberikan Rian ditanggapi berbeda oleh Rai. Ia terlihat emosional lalu memutuskan meletakkan bass-nya dan meninggalkan panggung saat penampilan masih berjalan.

"Cuma pas saat itu pas lagi tegur-teguran diambil hati sama Rai, dan suasananya kok tiba-tiba jadi keras sampai Rai-nya turun panggung, tapi itu untungnya sudah tinggal sisa satu lagu terakhir," Kata Sisil.

Sisa satu lagu

Ketika Rai meninggalkan panggung usai mendorong dan meletakkan bass-nya, penampilan D'MASIV masih tersisa satu lagu.

Agar penampilan tak berantakkan, pihak D'MASIV mencari pemain bass pengganti agar penampilan tetap berjalan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X