Kru Drama Encounter dan Hotel Del Luna Klaim Belum Dibayar Sejak Tahun Lalu

Kompas.com - 16/07/2019, 19:23 WIB
Poster drama Encounter dan drama Hotel Del Luna. SoompiPoster drama Encounter dan drama Hotel Del Luna.

KOMPAS.com – Kru dari tim Human Art drama seri Encounter dan Hotel del Luna mengklaim bahwa mereka belum dibayar hingga kini.

Pada 15 Juli 2019, seorang kru membuat postingan di komunitas online yang berjudul ‘Tim Set Hotel del Luna, Membayar 22,5 juta won atau Rp 265,9 juta'.
.
“Selama lebih dari delapan bulan, dari November lalu hingga sekarang, saya belum dibayar satu kali pun. Secara total, teman saya dan saya belum dibayar 22,5 juta won," tulis kru tersebut.

“Pada April atau Mei tahun lalu, sebelum produksi Encounter dimulai, saya mengerjakan sebuah drama web kecil dan pembayaran itu juga ditunda," tambahnya.

"Tidak sekali pun saya dibayar tepat waktu, pembayaran saya mundur terus menerus sejak November tahun lalu dan jika saya tetap bekerja, jumlah utang saya akan terus bertambah akhirnya saya memutuskan untuk berhenti," tulisnya lagi.

Kru itu mengungkapkan bahwa pada Maret lalu, mereka mengajukan petisi ke Kementerian Ketenagakerjaan dan Tenaga Kerja Korea Selatan.

CEO Human Art kemudian meminta mereka untuk membatalkan laporan, mengatakan bahwa mereka akan dibayar pada April atau Mei 2019, namun mereka tolak.

“Saya belum pernah dibayar tepat waktu, jadi saya tidak bisa mempercayai apa yang (CEO katakan) dan mengajukan petisi," kata kru tersebut.

Baca juga: Shooting Encounter di Kuba, Park Bo Gum Malah Teringat Fans Indonesia

Dalam percakapan antara kru itu dan CEO Human Art yang diunggah, CEO merespons dengan dingin setelah ditanya tentang pembayaran.
 
“Apakah Anda benar-benar akan membayar saya? Kapan Anda akan membayar saya? Anda mengatakan akan membayar pada Maret dan kemudian pada April. Mari kita selesaikan dengan ini kalau begitu," tulis si kru.

"Biarkan saya memberi tahumu sesuatu. Ketika kau melaporkan ini ke MOEL, kami membicarakannya melalui telepon, bukan? Saya memintamu untuk membatalkan (petisi) dan jika kau melakukannya, saya akan membayarmu penuh antara Maret dan April," balas si CEO.

“Tapi kamu bilang kamu tidak bisa membatalkannya. Jadi, inilah yang saya katakan kepada manajer. Untuk membayarmu selambat mungkin. Maaf kami tidak bisa membayarmu lebih cepat, tetapi karena kau sangat tidak kooperatif, maka kami juga tidak akan kooperatif denganmu. Itu berhasil, kan?” tambahnya.

Kemudian dalam postingan percakapan yang diunggah, kru tersebut mengungkapkan kekecewaannya.

“Ini adalah orang yang memimpin tim dalam drama IU, Hotel del Luna. Teman yang pernah bekerja dengan saya didiagnosis menderita penyakit langka pada April dan harus minum obat untuk sisa hidupnya. Mereka sakit dan tidak dapat bekerja dan Human Art belum melakukan satu pembayaran pun selama delapan bulan," tulis si kru.

Sumber dari tvN, televisi yang menayangkan dua drama itu menanggapi permasalahan tersebut.

“Perusahaan produksi untuk Encounter telah menyelesaikan pembayaran mereka ke tim yang ditetapkan. Human Art yang belum membayar karyawan mereka, kami telah memberi peringatan kepada (Human Art) melalui perusahaan produksi untuk menyelesaikan masalah secepatnya," kata pihak tvN. (Sherly Angeline)

Baca juga: Park Bo Gum Ajak 3 Fans Indonesia Reka Ulang Adegan Romantis Encounter



Sumber Soompi
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X