Polisi Awalnya Tak Tahu Lokasi Transaksi Narkoba adalah Rumah Nunung

Kompas.com - 22/07/2019, 15:34 WIB
Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung (depan) dan July Jan Sambiran (belakang) menangis saat rilis kasus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7/2019). Komedian Srimulat dan suaminya itu ditangkap pihak kepolisian dengan barang bukti sabu seberat 0,36 gram. ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAYTersangka kasus penyalahgunaan narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung (depan) dan July Jan Sambiran (belakang) menangis saat rilis kasus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/7/2019). Komedian Srimulat dan suaminya itu ditangkap pihak kepolisian dengan barang bukti sabu seberat 0,36 gram.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi mengatakan awalnya pihaknya tidak mengetahui bahwa lokasi transaksi narkoba di kawasan Tebet adalah rumah pelawak Nunung.

"Kita tidak pernah menarget oknum tertentu," kata Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvijn Simanjuntak dalam jumpa pers di Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Calvijn menjelaskan penangkapan Nunung berawal informasi masyarakat tentang jaringan tersangka HD alias TB. Pendalaman dari informasi itu menemukan bahwa ada transaksi narkoba di kawasan Tebet.

"Dilakukan pendalaman tersangka TB telah menyerahkan barang yang diserahkan dari luar pagar. Kami tidak tau itu untuk siapa dan diserahkan pada siapa," imbuhnya.

Sesaat setelah HD alias TB ditangkap, polisi mendapati siapa pemesan sesungguhnya dari narkotika jenis sabu tersebut.

"Dari situ kami melakukan penggeledahan di rumah itu dan kami ditemui tersangka JJ (suami Nunung) terlebih dahulu," ungkap Calvijn.

Dari situlah diketahui bahwa rumah tersebut milik Tri Retno Prayudati atau yang selama ini dikenal sebagai pelawak Nunung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam penggeledahan itu, Nunung berusaha menghilangkan barang bukti dengan cara membuang sabu ke kloset.

"(Sabu) sempat digunting dan dibuang ke dalam kloset. Ini upaya menghilangkan barang bukti oleh NN," kata Calvijn dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Calvijn menambahkan, Nunung awalnya mengelak tuduhan polisi. "Awalnya tidak mengakui. Awalnya bilang perhiasan, tetapi tidak bisa bilang harganya berapa," ujarnya.

Baca juga: [VIDEO] Tangis Pilu Nunung Minta Maaf kepada Keluarga hingga Fans

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.