Link Live Streaming Didi Kempot di ROSI Kompas TV, Dimulai Pukul 20.00

Kompas.com - 01/08/2019, 14:48 WIB
Penyanyi campursari Didi Kempot yang berjuluk The Godfather of Broken Heart menjadi bintang tamu program Rosi di Kompas TV pada Kamis (1/8/2019). KOMPAS TVPenyanyi campursari Didi Kempot yang berjuluk The Godfather of Broken Heart menjadi bintang tamu program Rosi di Kompas TV pada Kamis (1/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi campursari Didi Kempot akan menjadi bintang tamu program Rosi di Kompas TV, Kamis (1/8/2019) pukul 20.00.

Penyanyi berjuluk "The Godfather of Broken Heart" itu sukses menghipnotis anak-anak muda dengan lirik-lirik patah hati yang menyayat hati. 

Julukan tersebut tersemat kepada Didi lantaran lagu-lagunya yang menyayat hati karena banyak mengisahkan tentang getirnya percintaan.

Baca juga: Didi Kempot, The Godfather of Broken Heart, Hadir di ROSI Malam Ini

Para penggemarnya yang disebut "Sobat Ambyar" pun tak lagi berasal dari kalangan orang tua angkatan "Sewu Kuto", tetapi anak-anak muda, bahkan milenial.

Eksistensi para penggemar muda ini membuat Didi mendapatkan beragam julukan, mulai dari Bapak Patah Hati Nasional hingga The Godfather of Broken Heart.

"Membanggakan buat saya, ternyata anak-anak muda kenal dengan saya. Bisa saya bilang, bukan show saya saja, tetapi penontonnya juga ikut turut show. Luar biasa," kata Didi Kempot kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Bagi Didi, meski ratusan karyanya berlirik patah hati, tetapi tetap bisa dinikmati siapa saja, dengan suasana hati apa saja.

Baca juga: Didi Kempot Menghipnotis, Gundah Patah Hati Jadi Rasa Bahagia

Ia menyebutnya, "Lagu patah hati yang bisa menghibur banyak orang".

Saat berbincang dengan Kompas.com, Kamis (18/7/2019), di Solo, Jawa Tengah, pria 52 tahun ini mengaku suka menciptakan lagu dengan cerita semacam itu.

“Mulai dari Stasiun Balapan, Sewu Kutho, Taman Asmoro, Banyu Langit, Suket Teki, dan lain-lain sampai Pamer Bojo, senang aku nulis lagu kayak gitu,” ujar dia.

Ada fenomena apa antara Didi Kempot dan patah hati?

Benarkah Didi Kempot sudah pas disandingkan dengan legenda musik sekelas Frank Sinatra, Al Jarreau atau Freddie Mercury?

Bagaimana kisah di balik perjuangan Didi Kempot yang konsisten dengan musik Campursari-nya?

Baca juga: Didi Kempot Siap Hibur yang Patah Hati di Harlah Ke-21 PKB

Didi Kempot akan menjawabnya di program Rosi Kompas TV, pukul 20.00, malam ini.

Selain lewat layar televisi, program Rosi episode Didi Kempot "The Godfather of Broken Heart" juga bisa disaksikan via live streaming.

Berikut link live streaming Rosi "Didi Kempot: The Godfather of Broken Heart"

>>> Klik di sini <<<



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X