Cara Belajar Efektif ala Maudy Ayunda: Selalu Cari Kesalahan

Kompas.com - 03/08/2019, 15:44 WIB
Maudy Ayunda meluncurkan buku Dear Tomorrow di Le Seminyak, Jalan Cipeta Raya, Jakarta Selatan, Senin (30/4/2018). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANMaudy Ayunda meluncurkan buku Dear Tomorrow di Le Seminyak, Jalan Cipeta Raya, Jakarta Selatan, Senin (30/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran dan penyanyi Maudy Ayunda dikenal sebagai salah satu figur publik muda berotak encer.

Setelah menyelesaikan S1 di Universitas Oxford sekitar tiga atau empat tahun lalu, kini ia bersiap melanjukan pendidikan ke jenjang S2 di Universitas Stanford, AS.

Sukses dalam karier dan tak melupakan pendidikan, Maudy Ayunda pun berbagi tips belajar efektif ala dirinya. Salah satu kuncinya, menurut Maudy, adalah fokus pada kekurangan.

"Aku selalu mencari kelemahan, kekurangan aku dalam belajar dan justru itu menurut aku paling efektif," ujar Maudy dalam video terbaru di akun Vlive-nya, seperti dikutip Kompas.com, Sabtu (3/8/2019).

Maudy menjelaskan setiap kali mempelajari sesuatu, misalnya membaca buku, ia selalu melakukan scanning atau membaca cepat terlebih dahulu.

Tiap menemukan bagian yang tak ia mengerti, Maudy menandainya kemudian lanjut lagi membaca.

Setelah selesai, pelantun "Untuk Apa" itu membaca ulang buku tadi, namun hanya pada bagian yang tak ia pahami.

Baca juga: Sebelum Diterima di Stanford, Maudy Ayunda Bikin Perencanaan Selama 4 Tahun

"Aku fokus pada bagian yang aku belum ngerti. Kita tahulah ada bagian bagian yang dengan mudah kita ngerti, ada bagian yang kita kayak 'gue belum ngerti nih sepenuhnya'," katanya.

"Nah, itu biasanya aku highlight dalam proses aku baca dan di akhir proses itu aku ulang dan benar-benar fokus di bagian yang belum aku mengerti. Aku enggak terlalu ngulang di bagian yang sudah aku mengerti," tambahnya.

Maudy memberi contoh, ketika mendapat tugas atau pekerjaan rumah yang sudah diberi nila, ia akan mengeceknya kembali.

Terutama pada bagian yang dinilai salah, Maudy mencoba mencari tahu jawaban yang benar, sehingga ia menjadi lebih mengerti.

"Dimulai dari kesalahan. Jadi kita ngeliat PR, kita lihat kesalahannya di mana. Itu yang aku latih terus di rumah sampai akhirnya ngerti. Itu secara umum proses belajar aku filosofinya kayak begitu," ucapnya.

"Makanya mungkin jadinya aku tuh cukup cocok belajar sendiri tipenya. Karena kan orang beda-beda ya. Kalau aku langsung pengin fokus aja ke kelemahan aku aja (untuk diperbaiki)," sambung Maudy.

Baca juga: Maudy Ayunda Ternyata Ambil 2 Jurusan Sekaligus di Universitas Stanford, Apa Saja?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X