Merasa Terzalimi, Farhat Abbas Kecewa hingga Ancam Laporkan Pejabat Polisi ke Propam

Kompas.com - 07/08/2019, 09:44 WIB
Kuasa hukum Rey Utami dan Pablo Benua, Farhat Abbas di Polda Metro Jaya, Jumat (5/7/2019). RINDI NURIS VELAROSDELAKuasa hukum Rey Utami dan Pablo Benua, Farhat Abbas di Polda Metro Jaya, Jumat (5/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polemik terjadi antara Farhat Abbas yang merupakan kuasa hukum tersangka pencemaran nama baik Pablo Benua dan Rey Utami dengan pihak Polda Metro Jaya.

Awalnya, Farhat mengungkapkan kekecewaanya terhadap polisi yang menjebloskan Pablo berikut tersangka lainnya, Galih Ginanjar, ke dalam sel tikus.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Iman kemudian membenarkan Galih dan Pablo masuk ke dalam sel tikus bahkan hingga dua kali.

Pada 19 Juli 2019, Galih Ginanjar dan Pablo Benua kedapatan membawa ponsel saat petugas rutan melakukan razia.

Karena itu, polisi menjebloskan mereka ke dalam sel tikus selama satu minggu dan tak diperbolehkan dibesuk oleh keluarga.

Namun setelah sanksi pertama, Pablo dan Galih kembali melakukan pelanggaran. Mereka kedapatan membuat video dan foto dengan ponsel yang dibawa kuasa hukum mereka, Farhat Abbas, di area rutan.

Bagaimana kekecewaan Farhat? Berikut rangkumannya.

Baca juga: Mengenal Sel Tikus, Tempat Galih Ginanjar dan Pablo Dihukum Gara-gara Farhat Abbas

Kekecewaan Farhat Abbas

Farhat mengungkapkan kekecewaan terhadap polisi yang menjebloskan Pablo dan Galih ke dalam sel tikus.

Kekecewaan itu diungkapkan Farhat dengan membalas komentar akun @patricia_boru_pakpahan yang berkomentar sinis kepada Farhat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X