4 Fakta Single Baru Isyana Sarasvati, Titik Terendah yang Berbuah Karya

Kompas.com - 03/09/2019, 11:04 WIB
Penyanyi Isyana Sarasvati dalam peluncuran single terbarunya berjudul Untuk Hati yang Terluka di CGV FX Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Penyanyi Isyana Sarasvati dalam peluncuran single terbarunya berjudul Untuk Hati yang Terluka di CGV FX Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Isyana Sarasvati meluncurkan karya terbarunya berupa singel berjudul " Untuk Hati yang Terluka".

Menurut Isyana, singel itu lahir saat ia sedang berada di titik terendah dalam hidupnya.

Berikut empat fakta singel terbaru Isyana.

1. Dibuat saat badai

Lagu ini lahir saat Isyana sedang sendirian di rumahnya di Bandung, Jawa Barat. Saat itu Isyana sedang berada di titik terendah dalam hidupnya.

Ia mencurahkan perasaannya yang kemudian menjadi melodi dan lirik. Saat itu, kata Isyana, ia hanya ditemani keyboard usang dari masa kecilnya.

"Hujan dan badai. Aku agak lupa spesifik tanggal berapa, pokoknya awal tahun sekitar Februari, yang pasti aku lagi sendiri," ujarnya.

"Biasanya kan pikiran pikiran aneh itu kan muncul di saat lagi sendiri, mana lagi hujan lagi badai lagi. Jadi kayak, ah, langsung jadi. Memang kayak pas banget momentumnya, tok!" imbuhnya.

2. Surat untuk pendengar

Isyana mengumpamakan singel ini sebagai surat untuk pendengarnya agar segera bangkit dari keterpurukan

"Mau kirim surat kepada teman-teman yang mungkin sedang merasa sedih atau berada di keadaan yang bingung dengan hidupnya. Semoga dengan mendengarkan surat yang ini bisa merasa baik dan bangkit dari keterpurukan," ucapnya.

Baca juga: Untuk Hati yang Terluka, Surat Semangat dari Isyana Sarasvati

3. Tempat curahkan perasaan

Isyana tak memungkiri ia mengalami jatuh dan bangun dalam kehidupannya. Musik selalu menjadi tempatnya menuangkan semua perasaannya.

"Kalau momen-momen titik terendah tuh pasti selalu ada fasenya ya jadi bukan hanya bulan itu doang. Jadi ya pasti akan selalu naik turun jadi aku terisnpirasi untuk membuat lagu 'Untuk Hati yang Terluka' ini," kata Isyana.

Terlebih, Isyana memiliki sifat introvert yang membuatnya semakin sulit membicarakan masalahnya kepada orang lain.

"Jadi memang aku dari kecil, secara verbal aku susah cerita sama orang lain, musik itu selalu jadi tempat menyalurkan emosi. Kalau enggak ada musik, mungkin aku sudah bisa gila sendiri karena mau ke siapa lagi," ungkap Isyana.

Baca juga: Introvert, Isyana Sarasvati Curhat Lewat Musik Saat Terpuruk

4. Dibantu Gerald Situmorang

Pada singel ini, Isyana dibantu oleh bassist band Barasuara, Gerald Situmorang. Menurut Isyana, Gerald mampu menyempurnakan lagu ciptaannya menjadi utuh.

"Kalau aku pas untuk hati yang terluka ini memang Gerald sih, dia bisa menyempurnakan lagu ini sih," kata Isyana

"Jadi sebenarnya aransemen awalnya memang sudah mirip, sudah ada pianonya, sudah ada gitarnya, dan aku butuh seseorang yang kasih elemen-elemen modern tapi tetap ada unsur klasiknya," imbuh Isyana.

Baca juga: Untuk Hati yang Terluka, Isyana Sarasvati Minta Bantuan Gerald Situmorang

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X