Barasuara Tampil Jenaka Absurd di Video Klip Pikiran dan Perjalanan

Kompas.com - 06/09/2019, 17:03 WIB
Potongan video Pikiran dan Perjalanan dari Barasuara. YouTube BarasuaraPotongan video Pikiran dan Perjalanan dari Barasuara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup musik Barasuara meluncurkan klip video musik terbaru mereka yang berjudul " Pikiran dan Perjalanan".

Lagu tersebut diambil dari album berjudul sama yang rilis pada 8 Maret 2018.

Berbeda dengan klip video singel “Guna Manusia” yang diramu Jay Subyakto, kali ini Barasuara memilih untuk menonjolkan sisi humoris mereka yang cenderung absurd.

Baca juga: Hentakan Barasuara Panaskan We The Fest 2019

Dalam video musik baru arahan sutradara Rio Alhasymi ini, keenam anggota Barasuara, yakni Iga Massardi (vokal, gitar), Asteriska (vokal), Puti Chitara (vokal), Gerald Situmorang (bas), TJ Kusuma (gitar) serta Marco Steffiano (drum) tampil sebagai karakter video game balapan go-kart.

Mereka lengkap menggunakan kostum dan trik masing-masing yang dikerahkan untuk melumpuhkan lawan dan menjadi yang pertama untuk melewati garis akhir.

Syuting klip video berlangsung satu hari di sebuah lintasan go-kart di Cibubur, Jawa Barat, dengan beberapa pengambilan adegan tambahan di kediaman Gerald.

Baca juga: We The Fest 2019 Hari Kedua, Ribuan Penonton Siap Bernyanyi Bersama Barasuara hingga Travis

Gerald mengungkapkan konsep yang dipilih Barasuara dalam klip video ini.

“Kenapa go-kart? Karena kami ingin bikin video klip yang fun. Kami juga senang main game Mario Kart, yang menjadi tempat kami berkumpul di saat tur dulu," kata Gerald melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (6/9/2019).

Namun, bukan berarti video ini hanya menampilkan kelucuan semata tanpa ada hubungan dengan isi lagunya.

Baca juga: Gemuruh Barasuara Ramaikan The Sounds Project Vol 4

Di balik konsep yang unik, gitaris TJ rupanya punya pengalaman unik saat menjalani kegiatan syuting.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X