Primal Scream Usir Semua Penat di Soundrenaline 2019

Kompas.com - 09/09/2019, 20:16 WIB
Primal Scream tampil di Soundrenaline 2019 di Garuda Wisnu Kencana, Bali, Minggu (8/9/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAPrimal Scream tampil di Soundrenaline 2019 di Garuda Wisnu Kencana, Bali, Minggu (8/9/2019).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com – Waktu masih menunjukkan pukul 20.00 WITA, namun ribuan orang sudah memadati panggung utama A Stage pada hari kedua Soundrenaline 2019 di Garuda Wisnu Kencana, Badung, Bali, Minggu (8/9/2019).

Mereka hadir untuk menanti aksi band rock asal Glasgow, Primal Scream yang dijadwalkan tampil pukul 20.45 WITA.

Terlihat jelas mata-mata penonton sangat ingin dimanjakan dan berharap Bobby Gillespie dan kawan-kawan mampu melepaskan penat mereka semua.

Yang dinanti pun tiba, Primal Scream menyapa para penonton yang setia menunggu dengan lagu “Movin' On Up” yang dirilis pada tahun 1991.

Baca juga: Kritik Navicula di Soundrenaline 2019, Korupsi hingga Sampah Plastik

Penonton yang semula berleha-leha pun segera berdiri dan menyesaki area panggung agar bisa sedekat mungkin dengan band yang telah berdiri sejak tahun 1982 tersebut.

Sepanjang penampilan, tak banyak kata keluar dari Primal Scream. Mereka tidak membangun interaksi dengan penonton, melainkan langsung memuaskan penonton dengan lagu-lagu mereka.

Grup band rock alternatif ini menyuguhkan karakter bervariasi hampir di setiap albumnya.

Baca juga: Menilik A Camp, Kemah Bareng Musisi di Soundrenaline 2019

Mereka menyajikan rock & roll, blues, country, soul, funk, hingga punk, lengkap dengan backing vokal berkarakter gospel yang diberi sentuhan dance music terdistorsi dan mengawang.

Tak heran bila banyak kalangan penikmat musik menyebut Primal Scream sebagai ‘Rock Legacy’ yang harus dijaga.

Hal itu juga mereka tunjukkan dalam penampilannya di Soundrenaline 2019. Keapikan penampilan mereka pun tak kalah dari Suede, band sesama asal Britania Raya.

Baca juga: Fourtwnty Buat Penonton Soundrenaline 2019 Berada di Zona Nyaman

Lagu-lagu seperti "Kill All Hippies", "Can’t Go Back", "Country Girls", dan "Rocks" sukses menghilangkan penat penonton dan memberikan kepuasan yang mencapai klimaksnya di salah satu festival musik terbesar di Asia Tenggara ini.

Primal Scream pun menutup penampilan dengan lagu “Rocks” yang sangat populer dimana lagu ini merupakan bagian dari album “Give Out But Don't Give Up” (1994).

Sayangnya mereka tidak memberi encore seperti yang diinginkan penonton.

Baca juga: Feel Koplo Bikin Penonton Soundrenaline Goyang Tanpa Jaim

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Seleb
Profil Dul Jaelani, Musisi Muda Penerus Ahmad Dhani

Profil Dul Jaelani, Musisi Muda Penerus Ahmad Dhani

Seleb
komentar di artikel lainnya
Close Ads X