Kompas.com - 20/08/2020, 20:06 WIB
Nurul Qomar di Pesona Square, Depok, Jawa Barat, Selasa (27/8/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanNurul Qomar di Pesona Square, Depok, Jawa Barat, Selasa (27/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelawak Nurul Qomar tengah tersandung kasus hukum. Kasasinya baru saja ditolak Mahkamah Agung (MA) atas kasus pemalsuan surat keterangan lulus (SKL).

Alhasil, pihak Kejaksaan Negeri Brebes mengeksekusi pelawak Nurul Qomar ke Lapas Kelas IIB Brebes, Rabu (19/8/2020).

Mengetahui lebih jauh tentang Qomar, ia lahir di Jakarta pada 11 Maret 1960 dari pasangan keluarga Achmad Yusri dan Siti Choridah, anak pertama dari tujuh bersaudara.

Baca juga: Nurul Qomar Sebut Kasusnya Sarat Kepentingan Politik

Kariernya di dunia hiburan Tanah Air yang terkenal yakni Qomar bersama dengan Derry, Eman, dan Ginanjar membentuk grup pelawak yang bernama Empat Sekawan yang dikenal melalui komedi situasi Lika-Liku Laki-Laki.

Sepanjang kariernya di dunia hiburan Tanah Air, Qomar pernah terlibat di dalam beberapa film, yakni Sajadah Ka'bah, Perfect Dream, dan Benyamin Biang Kerok.

Baca juga: Perjalanan Kasus Pelawak Qomar, Pemalsuan Dokumen S2 dan S3 hingga Dijebloskan ke Penjara...

Sementara itu ada dua sinetron yamg Qomar ikuti, di antaranya Ayahku Cuman Bisa Bikin Malu dan Nasib Ayah Yang Terdzolimi.

Di balik kepiawaiannya dalam menghibur masyarakat, Qomar juga anggota DPR periode 2004-2009 dan  2009-2014 dari Partai Demokrat untuk Daerah Pemilihan Jawa Barat VIII.

Selepas dari dunia politik, Qomar menjabat sebagai rektor Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) periode 2017 - 2021 sejak 9 Februari 2017.

Baca juga: Kasasi Ditolak MA, Pelawak Nurul Qomar Dijebloskan ke Penjara

Akan tetapi, mundur pada 14 November 2017 dengan alasan akan maju dalam pilkada Kabupaten Cirebon 2018.

Rupanya, jabatannya sebagai rektor mengantarkan Qomar berurusan dengan hukum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.