Kompas.com - 18/04/2022, 20:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan menolak tantangan Hotman Paris yang ingin mengajaknya diskusi tentang kode etik advokat mengenai pamer harta.

Menurut Otto, tak ada gunanya berdebat mengenai hal tersebut.

“Saya ini yang membuat salah satu drafter dari kode etik itu bersama almarhum Leonard Simorangkir. Kemudian kita rumuskan bersama-sama dengan teman-teman lain di Komite Kerja Advokat Indonesia pada waktu itu,” ujar Otto di konferensi pers di kantor Peradi, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (18/4/2022).

Baca juga: Otto Hasibuan: Hotman Paris Belum Dicoret dari Peradi

Karena Otto yang membuat drafter tersebut, ia pun merasa sangat memahami tentang kode etik advokat.

Namun, menurut Otto, seseorang dikatakan hebat jika kode etik itu ia patuhi.

“Kehebatan seseorang mengenai kode etik itu bukan dilihat dari bagaimana saya menguasai kode etik. Tetapi terlihat dari apakah saya patuh kepada kode etik itu atau tidak baru dibilang hebat. Kalau saya taat, kalau saya patuh maka saya hebat dalam kode etik,” ucap Otto.

Baca juga: Ketua Peradi Otto Hasibuan Tanggapi Pernyataan Hotman Paris Gabung Organisasi Advokat Lain

Otto menegaskan bahwa ia menolak ajakan Hotman Paris berdiskusi soal kode etik advokat.

“Jadi saya tidak akan mau melayani dia berdebat soal itu karena tidak ada gunanya. Kode etik itu tidak untuk diperdebatkan tetapi untuk ditaati, dilaksakan, dan ditegakkan. Jadi saya tidak akan melayani itu,” tutur Otto.

Diberitakan sebelumnya, pengacara Hotman Paris Hutapea telah resmi mengundurkan diri dari Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

Baca juga: Hotman Paris Undur Diri dari Peradi, Otto Hasibuan: Masih Dipertimbangkan

Hotman juga mengajak Otto Hasibuan untuk berdiskusi secara kekeluargaan mengenai kode etik seorang advokat terkait pamer harta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.