Kompas.com - 25/11/2022, 13:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebelum teknologi sinema berkembang pesat di akhir era 1880an, film animasi hanya berupa stop-motion.

Objek secara fisik dimanipulasi sedikit demi sedikit di antara bingkai yang difoto secara satu per satu.

Stop-motion pertama kali digunakan dalam film bioskop pada tahun 1898 lewat The Humpty Dumpty Circus.

Seiring berkembangnya teknologi, animasi stop-motion mulai secara perlahan ditinggalkan oleh para filmmaker.

Meski demikian ada sejumlah film animasi stop-motion yang memiliki kualitas sangat baik dan memukau penonton.

The Wolf House (2020)

The Wolf House merupakan film stop-motion horor dari Chili yang sangat memukau.

Audiens dipastikan akan terpukau melihat bagaimana cara gambar bekerja di film tersebut.

Film ini ternyata membutuhkan waktu pengerjaan selama lima tahun.

Anomalisa (2015)

Charlie Kaufman memulai kariernya sebagai seorang penulis naskah dari film-film seperti Being John Malkovich, Adaptation, dan Eternal Sunshine of the Spotless Mind.

Pada 2015, Kaufman tiba-tiba membuat sebuah film stop-motion berjudul Anomalisa.

Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.