Kamis, 23 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Obituari Eko "Patrio": Artis Harus Punya Asuransi
Eko Hendrawan Sofyan | Rabu, 14 Juli 2010 | 13:33 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Pelawak Eko Hendro Purnomo atau akrab disapa Eko Patrio menghadiri acara silaturahmi artis calon legislatif di Financial Club, Gedung Graha Niaga, Jakarta, Rabu (19/11/2008). Acara ini dilakukan untuk mempersatukan artis yang terjun di kancah politik meski berbeda partai politik. Eko patrio tampil sebagai calon legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) daerah pemilihan Jawa Timur 8.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pelawak sekaligus anggota DPR Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eko Hendro Purnomo alias Eko "Patrio" mengaku prihatin melihat kondisi pelawak Cholik Syahrami, yang tidak mempunyai biaya saat dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Cholik dirawat di RSCM sejak 21 Juni 2010 lalu lantaran sakit kanker hati dan meninggal dunia Rabu (14/7/2010) dini hari, sekitar pukul 00.35 WIB.

 

Eko mengakui, kondisi memprihatinkan tersebut tidak hanya menimpa Cholik saja. Menurutnya, banyak artis lain yang juga mengalami nasib serupa. Kebanyakan mereka mengalami kesulitan keuangan setelah tidak pernah tampil lagi.

Hal ini, kata Eko, seharusnya menjadi pembelajaran bagi pelaku industri hiburan lainnya. "Kan artis, seniman itu tidak ada pensiunannya, jadi hal-hal seperti ini banyak menimpa artis," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Eko, para pelaku di dunia hiburan harus bisa memanfaatkan masa kejayaannya. Ia mencontohkan, para artis bisa ikut asuransi untuk kepentingan masa tuanya. "Kita perlu membuat asuransi. Itu bisa untuk hari tua dan keluarga," tambahnya.

 

Selain itu, pelaku di dunia hiburan juga harus lebih memerhatikan kesehatannya. "Jangan terlalu dipaksakan, kalau sudah capai ya sudah istirahat. Pokoknya tertib kesehatan saja," saran Eko. (ANI)