Sabtu, 25 Oktober 2014
Tanggapan Yockie Ian Antono: Malu, Kita Ini Sudah pada Tua-tua
Penulis : Irfan Maullana | Kamis, 20 Oktober 2011 | 17:38 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI
Ian Antono

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengakuan musisi Yockie Suryo Prayogo dalam akun Facebook-nya, Kamis (20/10/2011) dini hari, terkait peristiwa di balik mundurnya dia dari grup rock legendaris God Bless cukup mencengangkan banyak pihak. Bagaimana tidak, peristiwa yang tak pernah diungkap kepada publik itu tiba-tiba saja dibeberkan secara terang benderang.

Lewat akun Facebook-nya, Yockie mengaku pengunduran dirinya dari God Bless bukan karena "perdebatan ego" seperti yang digembar-gemborkan, melainkan karena merasa nyawanya terancam ketika ia ditodong senjata api oleh salah seorang rekannya.

Lantas, seperti apakah reaksi rekan musisi lainnya menanggapi pengakuan Yockie tersebut? Ian Antono, gitaris grup rock God Bless, ikut bicara menanggapi peristiwa itu.

Kepada Kompas.com, Kamis, Ian Antono mengklaim ada di lokasi keributan yang melibatkan Yockie (keyboard) dengan Ahmad Albar (vokal) ketika Yockie masih bergabung dengan God Bless.

Menurut Ian, vokalis yang akrab disapa Iyek itu sama sekali tak mengacungkan senjata genggam lalu dibidikkannya seperti yang ditulis Yockie di akun Facebook miliknya. "Saat perkelahian itu memang benar saya ada di situ. Saya yang memisahkan, saya yang melerai. Akan tetapi, saya tidak tahu itu senjata. Saya rasa, itu mainanlah. Ini menurut saya lho," kata Ian. 

Ian membeberkan bahwa peristiwa itu terjadi pada sebuah sore pada tahun 2003 seusai take vokal. Ian sendiri menyangsikan jika barang yang dibawa Iyek adalah sepucuk senjata genggam. "Memang saya lihat Iyek masuk ke dalam mobil dan mengambil sesuatu, tetapi saya rasa itu mainan. Saya kan enggak pegang," kata Ian.

Terkait adanya keributan di antara kedua personel tersebut, Ian tak menampiknya. Keributan tersebut, menurut Ian, bermula dari ucapan Yockie yang tak bisa diterima Iyek. "Perkelahian itu karena Iyek menerima ledekan kata-kata kotor dan menyindir keluarganya. Dia (Iyek) tidak terima akhirnya," tutur Ian.

Ian pun tak habis pikir jika masalah di masa silam yang sudah tutup buku itu kembali diusik oleh Yockie melalui tulisan di Facebook. "Sudahlah enggak usah lagi diingat-ingat, malu. Kita ini sudah pada tua-tua, ngapain heboh-heboh lagi," ujar Ian.

Ian juga tak mengerti mengapa Yockie mengambil keputusan demikian. Padahal, menurutnya, sejauh ini hubungan pertemanannya dengan Yockie di luar God Bless baik-baik saja. "Saya sama Yockie, Teddy Sudjaya, sama Eet baik-baik saja. Malah waktu Yockie bikin acara di Sultan (Hotel), Mas Donny datang kok. Saya sendiri pernah ngajakin Yockie pas ketemu di Hard Rock. Saya bilang, 'Yock gue mau ngajakin lu'. Yockie bilang, 'Lu mau ngobrolin apa? Kalau di luar God Bless, gue mau'," urai Ian, menirukan percakapannya dengan Yockie.

Lalu, mengapa Yockie masih seperti mendendam? "Ya enggak tahulah. Kami sih malu sudah tua begini," tuntas Ian.

Editor :
Eko Hendrawan Sofyan