Senin, 22 Desember 2014
Pelajar Wakatobi: Baru Kali Ini Pegang Kamera Ini
Penulis : Ichsan Suhendra | Kamis, 27 Oktober 2011 | 16:30 WIB
|
Share:
ICHSAN SUHENDRA
Workshop pembuatan film diberikan kepada 25 pelajar di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Kamis (27/10/2011), dalam rangkaian Indonesia International Environmental Film Festival.

WAKATOBI, KOMPAS.com — Sebagai bagian dari Indonesia International Environmental Film Festival (IIEFF) yang diselenggarakan pada 26-30 Oktober 2011 di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, sejumlah sineas pesertanya memberi workshop film secara cuma-cuma bagi para pelajar di Desa Waha, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Kamis (27/10/2011).

Para pemberi workshop itu antara lain sutradara film dokumenter Andi Arfan Sabran dari Makassar, Sulawesi Selatan; Chairun "Ilun" Nissa, sutradara film Purnama di Pesisir, yang akan diputar di IIEFF; dan Director of Photography BBC News Justin Robertson. Para peserta workshop tersebut sebanyak 25 pelajar dan dibagi menjadi lima kelompok. Ditemani angin semilir khas desa pantai, para peserta tampak bersemangat mengikuti workshop itu. Sejumlah ide ringan untuk film mereka utarakan.

Wantih, siswi kelas 1 Madrasah Aliyah Negeri Wangi-wangi, Wakatobi, yang juga biasa disebut Manowangi, merasa senang bisa ikut dalam workshop tersebut. "Kami tertarik dengan penggarapan suatu film. Kami mau tahu caranya buat film seperti yang ditonton. Dapat pelajaran, cara pengambilan gambar, pembuatan cerita, dari ide, pembuatan judul. Baru kali ini juga megang ini (kamera digital single lens reflex atau DLSR)," katanya.

Sebagai seorang mentor, Justin juga melihat bakat dari para peserta. "Mereka luar biasa. Saya yakin sekali mereka punya bakat yang besar dan film yang mereka buat akan bagus," ucapnya.

Nantinya, setiap kelompok akan membuat sebuah film pendek yang akan diputar pada Minggu dalam penutupan IIEFF.



Editor :
Ati Kamil