Sabtu, 1 November 2014
"Iron Lady" Mengesankan BJ Habibie
Selasa, 14 Februari 2012 | 07:19 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN
Adrie Subono (kanan) mendampingi pamannya, BJ Habibie, dalam acara peluncuran buku Habibie & Ainun di Jakarta, 7 Desember 2010.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Mantan Presiden BJ Habibie (75) masih terpaku menatap layar bioskop meski kredit teks nama-nama pemain dan kru film di bagian penutup film Iron Lady hampir berakhir. Film yang menceritakan kehidupan mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher (86) itu sepertinya begitu mengesankan Habibie.

Ada beberapa kemiripan di antara keduanya, yaitu sama-sama sebagai mantan pemimpin pemerintahan dan tidak lagi memiliki pendamping hidup. Bedanya, Margaret Thatcher di usia senja tinggal seorang diri dan mengidap demensia serta kerap berhalusinasi dan berdialog dengan suaminya, Denis Thatcher, yang wafat 8 tahun lalu.

”Meryl Streep ya, bagus, bagus,” jawabnya singkat ketika ditanya kesannya tentang film garapan sutradara Phyllida Lloyd itu. Habibie, yang ditemani anak pertamanya, Ilham Habibie, menantu, para cucu, serta pengawal pribadinya, menarik perhatian banyak pengunjung. Menonton film di bioskop, menurut Ilham, merupakan hal biasa sejak Habibie tidak lagi menjadi presiden walaupun jarang dilakukan.

Habibie yang kini menetap di Jakarta sepeninggal istrinya, Hasri Ainun, yang meninggal 22 Mei 2010, banyak menghabiskan waktu untuk menulis buku. Bukunya berjudul Habibie & Ainun yang terbit akhir tahun 2010 terjual lebih dari 75.000 eksemplar.

(YUN)

Sumber :
Kompas Cetak
Editor :
Eko Hendrawan Sofyan