Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Yosi Mokalu: "Takotak Miskumis" Bawa Pesan Penting
Penulis : Irfan Maullana | Rabu, 19 September 2012 | 15:51 WIB
|
Share:
KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT
Project Pop--Gummy, Yosi, Oon, Udjo, Odie (dari kiri ke kanan, berdiri), dan Tika Panggabean (duduk)--usai menjalani shooting Fanatik, program musik Kompas di Layar Kaca, Rabu (22/2/2012) malam di Studio Orange, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Personel grup vokal Project Pop Yosi Mokalu, yang terlibat dalam proyek musik Cameo Project, mengklaim bahwa lagu parodi "Takotak Miskumis", yang klip videonya dipublikasi lewat YouTube, membawa sejumlah pesan penting berkait dengan putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta tahun ini, yang akan dilangsungkan pada Kamis (20/9/2012).

"Pesannya banyak benget. Di antaranya itu, jangan sampai golput (golongan putih, tak memberi suara). Lalu, di antara kandidat tidak ada yang sempurna," jelas Yosi, yang berada di Surabaya ketika diwawancara per telepon oleh Kompas.com, Rabu (19/9/2012).

Yang tak kalah penting, Cameo Project juga menyentil isu SARA dalam pilkada Jakarta tahun ini. Hal lainnya, lewat nyanyian dan klip video yang berdurasi tiga menit 18 detik dan sudah ditonton oleh setidaknya 329.735 pengunjung YouTube tersebut, disampaikan pesan untuk tetap memelihara demokrasi usai pilkada itu. "Yang penting adalah bukan hanya demokrasi yang berlangsung saat pemilihan kepala daerah, melainkan juga setelah ada gubernur terpilih seperti apa," ucapnya.

Editor :
Ati Kamil