Sabtu, 1 November 2014
Oscar 2013, Voting Dilakukan secara Online
Rabu, 19 September 2012 | 17:53 WIB
|
Share:
AFP PHOTO / GABRIEL BOUYS
Replika patung Oscars dipajang di sebuah toko dekat the Kodak Theater, Hollywood, California, tempat acara penghargaan Piala Oscar, 7 Maret mendatang.
TERKAIT:

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Pemungutan suara untuk Piala Oscar ke-85 untuk pertama kali dalam sejarah Oscar akan dilakukan secara elektronik dalam jaringan (online) supaya prosesnya lebih cepat.

The Academy of Motion Pictures Arts and Sciences pada Selasa (18/9/2012) menyatakan, sistem voting online baru itu akan digunakan dalam pemungutan suara untuk seleksi peraih Piala Oscar pada Februari 2013.

Dalam proses transisi, 6.000 anggota Academy juga tetap bisa menggunakan kertas suara tradisional untuk menentukan nominasi dan memilih aktor, film, sutradara, penulis naskah terbaik dan nominasi pemenang Oscar 2012 lainnya.

Sebelumnya kertas suara Oscar dikirimkan ke anggota Academy di seluruh dunia--sutradara, aktor, penulis naskah, produser, dan tokoh besar industri film-- dan hasilnya ditabulasi oleh perusahaan akuntansi PricewaterhouseCoopers.

Sekarang selain pemungutan suara, kopi film yang masuk seleksi Oscar juga disediakan bagi anggota Academy melalui streaming dalam jaringan, tak lagi berbentuk cakram digital tradisional.

Pengamat industri mengatakan perpindahan ke sistem pemungutan suara elektronik mungkin akan sulit bagi beberapa anggota Academy, yang punya reputasi sebagai tetua dan punya adat konservatif.

"Orang-orang suka membayangkan Academy dibuat untuk orang tua berusia 90 tahun yang tidak pernah membuka email sebelumnya," kata Tom O'Neil dari Goldderby.com.

"Itu bisa membawa efek mendalam bila ada pemilih tua yang tak jadi memilih karena frustasi terhadap sistem baru dan membuat pemilih muda mendapat lebih banyak pilihan," kata O'Neil seperti yang ditulis Reuters.

Academy menyatakan memperkenalkan sistem pemungutan suara elektronik setelah konsultasi panjang dengan para anggotanya.

Para anggota akan membantu pemungutan suara di stasiun-stasiun yang dibangun di gedung-gedung yang berafiliasi dengan Academy di London, New York, dan Los Angeles maupun melalui jaringan telepon yang terbuka selama 24 jam.

Scott Feinberg dari The Hollywood Reporter mengatakan ia yakin bagian dari alasan Academy juga untuk memperkuat acara penghargaan film yang akan dimulai November dan berakhir dengan seremoni Oscar di bulan Februari.

"Ada banyak acara penghargaan sebelum Oscar. Karena musimnya panjang, ada kesan bahwa itu akan mengurangi kemilau Oscar," katanya.

Sumber :
ANT
Editor :
Eko Hendrawan Sofyan