Jumat, 19 Desember 2014
Agung Saga: Dari Waria hingga Kulit Gosong
Senin, 25 Maret 2013 | 07:51 WIB
|
Share:
KOMPAS.com/IRFAN MAULLANA
Agung Saga

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis film Agung Saga (24) punya pengalaman konyol kala shooting film pertamanya, D'Love (2010). Ketika itu, pengambilan film berlokasi di daerah Stasiun Kereta Api Ancol, Jakarta Utara. Saat hendak buang air kecil, dia bingung karena semua tempat penuh kru dan pemain lain. Dia pun mencari tempat yang agak kosong dan agak tersembunyi.

Tiba-tiba ada yang menepuk bahunya. Agung mengabaikan karena tahu jadwal pengambilan filmnya belum tiba. Bahunya ditepuk lagi dan Agung tetap tak peduli. Setelah tepukan ketiga, Agung menoleh dan terkejut, lantas lari terbirit-birit.

"Bukan hantu, tetapi waria yang menepuk bahu saya. Duh, saya kaget setengah mati," kata Agung, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Di film keduanya yang bergenre thriller, The Witness, Agung harus bermain pedang dan kendo. "Waktu tahu pedang yang dipakai sungguhan, saya mundur, digantikan pemain pengganti. Wah, dia yang lebih jago daripada saya saja punggung tangannya teriris pedang. Benar-benar mengerikan," katanya.

Sementara di film ketiganya, True Heart, pria kelahiran Sukabumi, 9 September 1988, ini berperan sebagai pencandu narkoba dan harus menurunkan berat badan. "Shooting di Batam, di daerah pantai. Berangkat susu, pulang jadi kopi saking gosongnya kulit saya. Perlu waktu enam bulan untuk kembali ke warna semula," kata cowok berdarah campuran Sunda-China ini. (TIA)

 



Sumber :
Kompas Cetak
Editor :
Ati Kamil