Rabu, 26 November 2014
"Iron Man 3", Pertarungan Si Jagoan Berbaju Besi
Penulis : Ichsan Suhendra | Sabtu, 27 April 2013 | 11:53 WIB
|
Share:
Iron Man

JAKARTA, KOMPAS.com  Tony Stark (Robert Downy Jr) kembali hadir dengan zirah andalannya di Iron Man 3. Cerita bermula di tahun 1999 saat Tony merayakan pergantian abad bersama seorang ilmuwan cantik, Maya Hansen (Rebecca Hall). 

Demi menghabiskan malam bersama Maya, Tony mengabaikan janjinya kepada Aldrich Killian (Guy Pearce), ilmuwan yang mengajaknya bekerja sama di perusahaan beranama Advanced Idea Mechanics (AIM).

Waktu berlalu ke masa kini, pertempuran bersama The Avengers mengganggu hidup Tony. Ia mulai merasa tidak sanggup melindungi bumi dari ancaman dunia luar dengan kemampuannya selama ini. Berbagai inovasi pun dikembangkannya, termasuk membuat armour alias baju zirah.



Sampailah kepada teror mengancam Amerika. Mandarin (Sir Ben Kingsley) meneror dengan meledakkan berbagai tempat. Anehnya, tidak ditemukan detonator atau alat bukti lainnya di tempat kejadian perkara (TKP).

Cheadle (James Rhodey) alias War Machine yang kini dikenal dengan Iron Patriot ditugaskan mencari dalang dari aksi teror itu. Sementara Pepper Potts (Gwyneth Patrow) yang memimpin Stark Industries kedatangan tamu yang tak disangka. Ya, dialah Aldrich Killain, mantan pacarnya yang penampilannya jauh berubah. Ia tidak hanya datang untuk menggedor masa lalunya, tetapi juga menawarkan sebuah kerjasama.

Di sisi lain, Happy Hogan (Jon Favreau) mencurigai Aldrich. Di tengah penelusurannya, Hogan justru terkena bom Mandarin hingga membuatnya koma. Hal itu memancing kemarahan Tony dan menantang Mandarin secara langsung.

"Bang!" Rumah Tony diratakan dengan tanah oleh anak buah Mandarin. Tanpa persiapan, Tony mencoba bertahan dan justru terjatuh ke dasar laut. Mampukah ia bertahan dan membalas perbuatan Mandarin? Bagaimana Pepper dan Aldrich, siapa sebenarnya Mandarin?

Selama lebih dari dua jam, Anda akan disuguhi aksi Iron Man yang penuh guyonan. Porsi pertarungan lebih banyak dibandingkan film Iron Man sebelumnya. Anda juga tidak akan menyangka dibawa ke alur cerita yang lebih twist. Selebihnya, Iron Man tetap bisa dinikmati meski tetap ada nada sumbang karena terlalu banyak drama dan lelucon yang berlebihan.

Eits, sebelum film benar-benar habis, jangan dulu beranjak dari bangku Anda. Ada secret ending ala Marvel yang siap membuat Anda penasaran akan kelanjutan cerita.

 

Editor :
Eko Hendrawan Sofyan